Kebiasaan Pagi yang Kelihatan Sepele Ini Ternyata Bikin Otak Kaget, Dokter Buka Suara

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 17 May 2026, 05:56 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Banyak orang punya kebiasaan yang sama setiap bangun tidur, yakni langsung mengecek ponsel. Mulai dari membuka notifikasi, membaca pesan, hingga scrolling media sosial. Meski terlihat sepele, kebiasaan ini ternyata bisa memberi dampak buruk bagi kesehatan otak dan mental.

Terapis musik sekaligus konselor asal Mumbai, Roshan Mansukhani menjelaskan otak membutuhkan waktu untuk bertransisi dari kondisi istirahat menuju keadaan siap beraktivitas. Ia mengibaratkan proses itu seperti mesin kendaraan yang perlu dipanaskan sebelum digunakan.

Saat baru bangun, otak sebenarnya masih berada dalam fase penyesuaian. Ketika seseorang langsung menatap layar ponsel, otak dipaksa menerima banyak rangsangan sekaligus sebelum benar-benar siap memproses informasi dengan optimal.

Notifikasi pekerjaan, berita, pesan masuk, hingga konten media sosial bisa memicu lonjakan stres sejak pagi hari. Kondisi tersebut membuat otak masuk ke mode waspada berlebihan atau hyper-vigilance, yang dapat memicu rasa cemas, sulit fokus, dan cepat lelah secara mental.

Mansukhani juga menilai kebiasaan ini bisa memicu ketergantungan terhadap stimulasi digital. Otak perlahan mulai menganggap ponsel sebagai hal pertama yang dibutuhkan untuk memulai hari, sehingga seseorang merasa ada yang kurang jika belum menyentuh layar setelah bangun tidur.

Akibatnya, perhatian terhadap lingkungan sekitar dan interaksi nyata bisa perlahan tergeser oleh dunia digital. Jika dilakukan terus-menerus, kondisi ini dikhawatirkan memengaruhi kualitas hubungan sosial dan kestabilan emosi seseorang dalam jangka panjang.

Para ahli menyarankan memberi jeda sekitar 15 menit setelah bangun sebelum membuka ponsel. Waktu tersebut bisa dimanfaatkan untuk stretching ringan, minum air putih, menarik napas dalam, atau duduk tenang agar tubuh dan pikiran lebih siap menjalani aktivitas sepanjang hari.