Awal Syawal 2026 Berbeda, Ini Rincian Tanggal Menurut Pemerintah dan Muhammadiyah

Oleh Hidayat Taufik pada 21 Mar 2026, 19:02 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Penetapan awal bulan Syawal 1447 Hijriah pada tahun 2026 memperlihatkan adanya perbedaan antara pemerintah dan Muhammadiyah.

Perbedaan tersebut juga berdampak pada penentuan akhir bulan Syawal masing-masing.

Pemerintah melalui sidang isbat menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, sehingga Hari Raya Idulfitri dirayakan pada tanggal tersebut.

Di sisi lain, Muhammadiyah melalui maklumat resminya menetapkan 1 Syawal 1447 H lebih awal, yakni pada Jumat, 20 Maret 2026.

Perbedaan dalam penetapan awal bulan ini berpengaruh pada lamanya bulan Syawal. Berdasarkan kalender yang dikeluarkan pemerintah, Syawal berakhir pada Sabtu, 18 April 2026. Sementara itu, menurut Muhammadiyah, bulan Syawal berakhir pada Jumat, 17 April 2026.

Perbedaan ini merupakan hal yang umum terjadi, mengingat adanya perbedaan metode dalam penentuan kalender Hijriah, yakni rukyat yang digunakan pemerintah dan hisab yang digunakan Muhammadiyah.

Masyarakat diharapkan dapat menyikapi perbedaan ini dengan bijak serta tetap menjaga sikap saling menghormati dalam menjalankan ibadah dan perayaan hari besar keagamaan.