Benarkah Sarapan Tinggi Protein Bikin Kenyang Selama 6 Jam?

Oleh Chodijah Febriani pada 17 Aug 2026, 01:37 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Akun Instagram populer, Eatinghealthyfeed, baru-baru ini membagikan informasi nutrisi dan resep serta daftar sarapan yang diklaim dapat membuat kita kenyang selama enam jam.

Daftar tersebut mencakup power bowl oat protein, roti panggang telur dan alpukat, parfait protein greek yogurt, power bowl keju cottage, wrap ayam kalkun, dan smoothie pisang selai kacang.

Dalam unggahannya bertuliskan sarapan yang mengenyangkan dapat membantu menahan rasa lapar dan memberikan energi berkelanjutan sepanjang pagi. Tetapi, apakah menu sarapan ini benar-benar dapat membuat semua orang kenyang selama enam jam?

Dilansir dari indianexprees, Minggu (16/08/2026), menurut Dt Shalini Bliss, Kepala Dietetik di Rumah Sakit PSRI, India, sarapan tinggi protein memang dapat meningkatkan rasa kenyang, tetapi efeknya bervariasi dari orang ke orang.

"Sarapan tinggi protein dapat membantu kamu merasa kenyang lebih lama, tetapi itu tidak berarti semua orang akan merasa kenyang selama enam jam," kata Bliss.

Protein memengaruhi hormon yang terlibat dalam pengaturan nafsu makan dan dapat membantu mengurangi rasa lapar, tetapi rasa kenyang juga bergantung pada beberapa faktor lain.

"Rasa kenyang juga dipengaruhi oleh serat, lemak sehat, total kalori, ukuran porsi, dan metabolisme individu," tambahnya.

Ini berarti meningkatkan asupan protein saja mungkin tidak cukup. Sarapan seimbang yang mengandung berbagai nutrisi mungkin merupakan cara yang lebih efektif untuk tetap merasa kenyang.

Lantas, apa saja yang sebaiknya terkandung dalam sarapan yang mengenyangkan?

Bliss merekomendasikan untuk menggabungkan protein, serat, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks.

"Sarapan yang ideal harus mengandung protein, serat, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks," katanya.

Sumber protein seperti telur, greek yogurt, susu, dan kecambah dapat membantu meningkatkan rasa kenyang. Makanan kaya serat, termasuk oat, buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian, dapat memperlambat pencernaan dan berkontribusi pada rasa kenyang yang lebih lama.

"Kacang-kacangan dan biji-bijian adalah sumber lemak sehat yang bagus, yang dapat membantu meningkatkan rasa kenyang," jelas Bliss.

Sementara itu, karbohidrat kompleks dapat memberikan energi berkelanjutan dan membantu mencegah penurunan energi secara tiba-tiba, menjadikannya bagian penting dari sarapan yang seimbang dan bukan sesuatu yang dihindarkan.

Jadi, menu sarapan apa yang mengenyangkan?

Perbedaannya seringkali bukan terletak pada makanan itu sendiri, tetapi pada bagaimana makanan tersebut dikombinasikan. Misalnya, oat saja mungkin tidak mengenyangkan seperti oat yang dimasak dengan susu atau yogurt dan diberi tambahan buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Demikian pula, telur dapat dipadukan dengan sayuran dan roti panggang gandum utuh. Selain itu, greek yogurt dapat dikombinasikan dengan buah-buahan, oat, dan biji-bijian.

"Kombinasi makanan-makanan inilah yang penting. Prinsip ini juga berlaku untuk smoothie, yang terkadang dianggap sebagai pilihan sarapan yang sehat secara ringkas."

"Smoothie seharusnya tidak hanya berisi buah, tetapi juga harus mengandung sumber protein seperti greek yogurt atau susu, serta buah, oat, atau biji-bijian," jelasnya.