BNI Tegaskan Zero Tolerance Fraud, Tata Kelola Jadi Prioritas Utama

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 21 Jul 2026, 12:04 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan komitmennya untuk menerapkan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk fraud dan korupsi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus menjaga kepercayaan nasabah.

BNI memastikan setiap indikasi penyimpangan akan ditangani secara serius melalui berbagai tahapan, mulai dari pencegahan, deteksi dini, investigasi, hingga pelaporan kepada aparat penegak hukum sesuai aturan yang berlaku.

Penguatan tata kelola tersebut juga sejalan dengan arah transformasi badan usaha milik negara di bawah koordinasi Danantara. BNI terus mendorong budaya kerja yang mengutamakan integritas, transparansi, dan prinsip kehati-hatian.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, integritas menjadi fondasi utama perseroan yang telah dibangun selama delapan dekade perjalanan BNI sebagai institusi perbankan nasional.

“Selama delapan dekade, BNI dibangun di atas fondasi kepercayaan. Penguatan tata kelola dan budaya integritas bukan hanya soal kepatuhan regulasi, tetapi bagian dari jati diri perseroan,” ujar Okki.

Menurut Okki, praktik fraud dan korupsi tidak hanya berpotensi merugikan perusahaan, tetapi juga dapat berdampak terhadap nasabah serta menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan.

Untuk mencegah risiko tersebut, BNI terus memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan mekanisme pengawasan, serta menyempurnakan proses bisnis agar berjalan lebih aman dan akuntabel.

BNI juga memanfaatkan teknologi untuk memperkuat kemampuan deteksi dini terhadap potensi penyimpangan. Dengan sistem pengawasan yang lebih baik, perseroan berupaya menemukan dan menangani risiko secara lebih cepat.

Melalui semangat “Swadharma Bhakti Nagara”, BNI menegaskan komitmennya untuk menjaga amanah masyarakat dan negara dengan memastikan seluruh proses bisnis berjalan secara transparan dan bertanggung jawab.

Tema “Swadharma Bhakti Nagara” sendiri menjadi bagian dari peringatan hari ulang tahun ke-80 BNI pada 5 Juli 2026. Tema tersebut mencerminkan tekad perseroan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

BNI menilai keberhasilan pencegahan fraud tidak hanya bergantung pada sistem dan teknologi, tetapi juga pada kesadaran serta integritas seluruh pegawai di setiap lini organisasi.

Dengan penguatan tata kelola, pengawasan, dan budaya kepatuhan, BNI terus berupaya menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional berjalan secara berkelanjutan.