BNPB Terima 46,6 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Oleh Desti Dwi Natasya pada 24 Aug 2026, 13:56 WIB

BNPB menerima 46,6 ton bantuan untuk perempuan dan anak terdampak gempa M7,7 di NTT dari Kemen PPPA dan sejumlah mitra pembangunan.

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima 46,6 ton bantuan untuk perempuan dan anak yang terdampak gempa berkekuatan M7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut berasal dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersama sejumlah mitra pembangunan.

Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati di Jakarta.

"Pemerintah bergerak cepat sejak hari pertama pascabencana. Namun, penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri, butuh kolaborasi dan sinergi yang solid serta efektif. Berdasarkan koordinasi dengan dinas di daerah,” ujar Arifatul, dikutip dari berbagai sumber, Senin (24/08/2026).

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak di tujuh kabupaten di NTT yang kebutuhan dasarnya belum sepenuhnya terpenuhi.

Kemen PPPA menyebut terdapat kebutuhan khusus perempuan dan anak yang perlu segera dipenuhi setelah bencana.

Logistik yang dikirim antara lain nutrisi balita dan anak, air minum kemasan, makanan olahan, serta makanan siap saji.

Bantuan lainnya meliputi popok bayi, pembalut, sabun, pasta dan sikat gigi, losion antinyamuk, pakaian, mukena, abaya, handuk, selimut, dan sarung.

Kemen PPPA juga menyediakan buku edukasi psikososial berupa buku cerita dan buku mewarnai bagi anak-anak terdampak.

Penentuan bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas P3A Provinsi dan tujuh kabupaten terdampak di NTT, kemudian kebutuhan tersebut dibahas bersama mitra pembangunan.

Sejumlah pihak turut mendukung pengadaan bantuan, termasuk APSAI, APNIA, Danone, APJI, Muslimat NU, PWKI, IWAPI, Unilever, PERKIN, dan Nestlé.

BNPB selanjutnya berkoordinasi dengan pos pendukung logistik di Labuan Bajo dan Maumere untuk memastikan bantuan tersalurkan secara aman, lancar, dan tepat sasaran.