Cara yang Benar Bersihkan Kuas Makeup Kalau Tidak Mau Jerawatan

Oleh Chodijah Febriani pada 09 Sep 2026, 08:42 WIB

Kuas Makeup - pexels/EVG Kowalievska

JAKARTA, Cobisnis.com - Kuas makeup sering digunakan untuk memoles makeup ke seluruh wajah. Berulang kali kuas makeup digunakam ke produk makeup, lalu kembali ke kulit, namun jarang dibersihkan. Padahal, membersihkan kuas makeup sangat penting karena kuas tersebut mengumpulkan banyak bekas makeup.

Menurut Cindy Gunawan, Profesor Madya di Institut Mikrobiologi dan Infeksi Australia, Universitas Teknologi Sydney, mengatakan bahwa, tidak membersihkan kuas rias menyebabkan saat mengaplikasikan rias ke wajah akan tidak merata dan belang-belang, serta tidak baik untuk kesehatan kulit.

“Kuas rias dapat mengumpulkan bakteri dan jamur, serta sel kulit mati, minyak kulit (sebum), dan kotoran."

"Menggunakan kuas yang kotor akan memindahkan kotoran yang menumpuk ke wajah kita. Hal ini dapat menyebabkan iritasi kulit, infeksi bakteri (staph), jerawat, serta infeksi mata (untuk kuas mata), terutama pada mereka dengan kulit sensitif," jelas Gunawan dilansir dari Nine, Selasa (8/9/2026).

Jadi seberapa sering kita perlu membersihkannya? Rekomendasi dari Gunawan berbeda-beda tergantung pada jenis kuas dan tempat penggunaannya.

"Kuas bibir harus dibersihkan setelah setiap penggunaan. Kuas ini mudah mengumpulkan sel-sel mati, air liur, dan oleh karena itu berpotensi menjadi tempat berkembang biak bakteri di lingkungan yang lembap. Sementara, produk krim atau cair, seperti alas bedak, perona pipi krim harus dibersihkan seminggu sekali atau lebih sering untuk kulit sensitif," ujar dia.

Lebih lanjut, untuk produk bedak, seperti bedak tabur, perona pipi sebaiknya dibersihkan dua minggu sekali atau sebulan sekali. Spons rias perlu dibersihkan minimal seminggu sekali dan perlu diganti setelah satu hingga tiga bulan. Kuas mata sebaiknya dibersihkan idealnya setiap satu hingga dua minggu sekali, sebah mata rentan terhadap infeksi, seperti mata merah.Mantan penata rias dan kreator konten kecantikan, Amelia Singson, memberikan rekomendasi umum tergantung apakah produk tersebut digunakan sebagai pekerjaan atau digunakan sendiri untuk sehari-hari.

"Para profesional yang menggunakannya pada klien harus membersihkannya setiap kali makeup klien. Untuk penggunaan pribadi, idealnya kamu membersihkannya dengan pembersih kuas setelah setiap penggunaan, tetapi secara realistis, kuas tersebut harus dibersihkan setidaknya sekali seminggu,” katanya.

Karena kuas makeup perlu dibersihkan secara teratur, belakangan banyak orang menggunakan trik yang populer di TikTok yang dapat membersihkan semua kuas sekaligus dan dapat dilakukan sambil mencuci pakaian, yaitu menggunakan mesin cuci.

Namun, trik ini sangat tidak direkomendasikan. Karena para ahli memperingatkan bahwa hal itu dapat merusak kuas, dan juga tidak baik untuk mesin cuci.

"Saya sudah melihat ini, dan saya tidak akan merekomendasikannya,” kata Amelia Singson, mantan penata rias dan pakar kecantikan.

Sedangkan, menurut Nicole Gibson, pakar laundry dari Soka Australia mengatakan, untuk mesin cuci, sisa riasan yang terlepas bisa meninggalkan noda pada pakaian dan membuat mesin cuci kotor.

"Dampak pada mesin cuci lebih berupa sisa makeup, minyak, dan pewarna yang mungkin tidak sepenuhnya keluar dari tabung, menyebabkan perpindahan warna dan minyak pada cucian berikutnya, yang kemudian tersangkut dalam penumpukan di pipa, saluran pembuangan limbah, dan tabung," jelas Gibson.

Jadi, cara terbaik tetaplah membersihkan kuas makeup satu per satu dengan air dan sampo, sabun cuci piring, atau produk pembersih kuas yang dirancang khusus.

Sementara, untuk membersihkan kuas, Gunawan merekomendasikan langkah-langkah berikut:

1. Bilas ujung bulu sikat di bawah air mengalir hangat, berhati-hatilah agar tidak merendam gagangnya, karena air dapat melonggarkan lemnya.

2. Tuangkan sedikit sabun lembut ke telapak tangan, lalu putar sikat dengan lembut di telapak tangan hingga berbusa. Cara ini akan menghilangkan kotoran yang menempel di sikat.

3. Bilas di bawah air mengalir hingga airnya jernih.

4. Peras air berlebih dengan handuk bersih.

5. Letakkan mendatar agar benar-benar kering. Berhati-hatilah agar tidak meletakkannya tegak, karena air dapat masuk ke dalam gagangnya.

Sedangkan untuk spons rias, Singson mengatakan bahwa spons dirancang untuk menyerap cairan sehingga menjadi sangat kotor, tetapi sangat mudah dibersihkan.

Berikut langkah-langkah yang dia rekomendasikan:

1. Rendam spons dalam air hangat, tambahkan sedikit pembersih, lalu remas dan pijat spons secara perlahan hingga bekas riasan terangkat.

2. Bilas dan peras di bawah air hingga air yang keluar jernih.

3. Letakkan di tempat yang bersih dan berventilasi baik agar kering.