Daging Kambing Tidak Selalu Lebih Berbahaya, Ini Fakta Gizinya Dibanding Sapi

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 27 May 2026, 06:56 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Momen Iduladha identik dengan konsumsi daging kurban, terutama daging sapi dan kambing. Meski sama-sama termasuk daging merah, keduanya memiliki kandungan gizi yang berbeda, mulai dari protein hingga kolesterol.

Daging sapi dan kambing sama-sama menjadi sumber protein hewani yang baik untuk tubuh. Dalam 100 gram daging, sapi mengandung sekitar 17,5 gram protein, sedangkan kambing sekitar 16,6 gram sehingga perbedaannya tidak terlalu jauh.

Kedua jenis daging juga kaya zat besi heme yang mudah diserap tubuh dan penting untuk membantu mencegah anemia. Namun kandungan zat besi pada daging sapi lebih tinggi dibanding kambing.

Dalam 100 gram daging sapi terdapat sekitar 2,6 mg zat besi, sementara daging kambing mengandung sekitar 1,0 mg. Kandungan ini membuat daging sapi sering dianggap lebih unggul untuk kebutuhan zat besi harian.

Meski begitu, perhatian masyarakat biasanya lebih tertuju pada kadar kolesterol. Banyak yang menganggap daging kambing lebih berisiko, padahal kandungan kolesterolnya justru lebih rendah dibanding daging sapi.

Daging sapi mengandung sekitar 87 mg kolesterol per 100 gram, sedangkan daging kambing sekitar 57 mg. Karena itu, risiko kesehatan tidak hanya ditentukan jenis daging, tetapi juga jumlah konsumsi dan cara pengolahannya.

Ahli gizi menyarankan konsumsi daging tetap diimbangi sayur, buah, dan makanan berserat agar pola makan tetap seimbang. Iduladha pun bukan hanya soal menikmati hidangan daging, tetapi juga menjaga kesehatan dan kebersamaan bersama keluarga.