JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto memutuskan melibatkan Badan Pengelola Investasi atau BPI Danantara Indonesia dalam forum Komite Stabilitas Sistem Keuangan atau KSSK. Langkah ini menjadi kebijakan baru untuk memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Selama ini, KSSK terdiri dari Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan. Dengan keputusan tersebut, Danantara akan ikut berpartisipasi dalam pembahasan berbagai kebijakan strategis.
Chief Executive Officer Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan arahan itu disampaikan Presiden saat rapat bersama jajaran KSSK di Istana Kepresidenan. Menurutnya, keterlibatan Danantara diharapkan memperluas dampak kebijakan terhadap sektor riil.
Rosan menjelaskan kebijakan yang dibahas nantinya tidak hanya berfokus pada aspek fiskal dan moneter. Pemerintah juga ingin memastikan setiap keputusan mampu memberikan efek langsung terhadap dunia usaha dan pertumbuhan ekonomi.
Konsep tersebut disebut sebagai KSSK Plus, yaitu forum koordinasi yang melibatkan Danantara sebagai bagian dari ekosistem pengambilan kebijakan. Dengan format baru ini, koordinasi diharapkan menjadi lebih menyeluruh.
Rosan juga mengungkapkan Danantara diproyeksikan akan mengikuti rapat koordinasi KSSK secara rutin. Kebijakan ini menjadi pertama kalinya sejak lembaga tersebut dibentuk.
Penjabat Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, membenarkan adanya arahan Presiden untuk memperkuat koordinasi antaranggota KSSK. Menurutnya, sinergi yang lebih erat diperlukan agar kebijakan setiap institusi berjalan selaras.
Ia menambahkan seluruh anggota KSSK diminta terus meningkatkan kerja sama sesuai kewenangan masing masing. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung pelaksanaan kebijakan pemerintah secara lebih efektif.
Dengan masuknya Danantara, pemerintah berharap koordinasi tidak hanya menjaga stabilitas sistem keuangan, tetapi juga mendorong investasi, memperkuat sektor usaha, dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan.