Dari Warung Sembako ke Penggerak Komunitas, Perjalanan Putri Bersama Mitra Bukalapak

Oleh Dwi Natasya pada 20 Feb 2026, 13:11 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Putri Wulandari, Juragan Mitra Bukalapak asal Bandung Barat, membuktikan bahwa usaha kecil bisa menjadi fondasi masa depan keluarga. Berawal dari keputusan berhenti bekerja demi mengasuh anak, Putri memilih membuka warung sembako rumahan dengan modal awal hanya Rp300 ribu pada 2018.

“Waktu itu anak tidak mau ditinggal kerja, jadi saya memutuskan resign dan mencoba usaha dari rumah,” cerita Putri. Dengan modal terbatas, ia mulai menjual kebutuhan dasar seperti beras, kopi, dan mie instan untuk melayani tetangga sekitar.

Melihat peluang untuk mengembangkan usaha, Putri kemudian bergabung sebagai Juragan Mitra Bukalapak. Di awal perjalanan, ia menghadapi tantangan berupa keterbatasan modal saldo dan minimnya pemahaman teknologi digital. Namun, melalui berbagai fitur dan pembelajaran yang tersedia di platform Mitra Bukalapak, ia perlahan menguasai transaksi digital serta strategi promosi.

Perjuangannya membuahkan hasil. Jika sebelumnya keuntungan hanya cukup untuk kebutuhan harian, kini Putri mampu meraih laba sekitar Rp3 juta hingga Rp5 juta per bulan. Penghasilan tersebut dimanfaatkan untuk biaya pendidikan dua anaknya, membantu orang tua, hingga membeli kendaraan bermotor.

Tak hanya fokus pada pengembangan usaha, Putri juga aktif dalam kegiatan sosial. Pada 2025, ia terpilih sebagai salah satu penggerak dalam program KOLAK (Kompak Bareng Mitra Bukalapak). Melalui program tersebut, ia membagikan takjil gratis kepada pelanggan dan warga sekitar saat Ramadan.

“Berbagi takjil itu bukan hanya soal makanan, tapi bentuk rasa syukur dan kebersamaan,” ujarnya. Program KOLAK pun berlanjut pada 2026 dengan cakupan yang lebih luas, menargetkan ribuan paket takjil yang akan dibagikan melalui jaringan Mitra Bukalapak di berbagai daerah.

Kini, Putri menaruh fokus pada masa depan pendidikan anak-anaknya. Ia mulai rutin menabung sejak usahanya berkembang. “Sebagian penghasilan saya sisihkan untuk tabungan sekolah anak. Sejak jadi Juragan, saya bisa mulai merencanakan masa depan lebih baik,” katanya optimistis.

Bagi Putri, kunci keberhasilan adalah ketekunan dan keyakinan. “Harus tetap optimis, percaya diri, berdoa, dan jangan menyerah,” pesannya. Kisahnya menjadi bukti bahwa langkah kecil dari warung sederhana bisa membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah.