JAKARTA, Cobisnis.com - Dua akademisi asal China, Hong Wang dan Yu Deng, mencetak sejarah setelah meraih Fields Medal 2026, penghargaan paling bergengsi di dunia matematika. Keduanya menjadi matematikawan pertama dari China yang menerima penghargaan tersebut.
Penghargaan diberikan dalam ajang International Congress of Mathematicians di Amerika Serikat pada 23 Juli 2026. Selain Wang dan Deng, penghargaan juga diterima John Pardon dari Amerika Serikat serta Jacob Tsimerman dari Kanada.
Fields Medal kerap disebut sebagai Nobel untuk bidang matematika. Penghargaan ini hanya diberikan setiap empat tahun kepada matematikawan berusia di bawah 40 tahun yang dinilai memberikan kontribusi luar biasa.
Hong Wang mendapat penghargaan berkat keberhasilannya memecahkan persoalan geometri yang pertama kali diajukan matematikawan Jepang Soichi Kakeya pada 1917. Masalah tersebut telah menjadi teka teki yang membingungkan para matematikawan selama lebih dari satu abad.
Bersama rekannya Josh Zahl, Wang mengembangkan pendekatan baru dengan menganalisis persoalan tersebut dalam ruang tiga dimensi. Hasil penelitian mereka dipublikasikan pada 2025 dan mendapat pengakuan luas dari komunitas ilmiah.
Sementara itu, Yu Deng menerima Fields Medal atas kontribusinya dalam menyelesaikan salah satu persoalan klasik yang berasal dari Masalah Keenam Hilbert. Pertanyaan tersebut diajukan matematikawan Jerman David Hilbert pada tahun 1900.
Melalui riset mengenai perilaku gas, Deng berhasil menjelaskan bagaimana perilaku sistem secara keseluruhan dapat dipahami dari pergerakan partikel individual. Temuan itu dinilai menjadi kemajuan besar dalam bidang matematika dan fisika.
Prestasi keduanya langsung menjadi sorotan di China. Tagar mengenai Fields Medal dan matematikawan China pertama peraih penghargaan itu ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.
Shing Tung Yau, matematikawan keturunan Tionghoa pertama yang pernah meraih Fields Medal, menyebut pencapaian tersebut sebagai mimpi yang telah dinantikan komunitas matematika China selama puluhan tahun.
Hong Wang saat ini mengajar di Universitas New York serta Institut des Hautes Etudes Scientifiques di Prancis. Adapun Yu Deng merupakan profesor matematika di Universitas Chicago dan dikenal atas penelitiannya di bidang persamaan diferensial dan teori kinetik.