Efek Messi: Pendapatan Inter Miami Meledak ke Rp 3,3 Triliun

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 20 Feb 2026, 02:53 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Kedatangan Lionel Messi ke Inter Miami CF bukan sekadar soal prestasi di lapangan. Klub milik David Beckham itu kini menikmati lonjakan pendapatan dan popularitas yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Messi bergabung pada musim panas 2023 dan langsung mengubah wajah klub. Kehadirannya memicu lonjakan minat global terhadap Major League Soccer (MLS), khususnya Inter Miami yang sebelumnya bukan tim unggulan dari sisi finansial.

Sebelum Messi datang, pendapatan Inter Miami berada di angka 56 juta dolar AS per musim atau sekitar Rp 947 miliar. Angka itu menempatkan klub tersebut di papan bawah dalam daftar pemasukan klub MLS.

Namun sejak musim kedua Messi bersama klub, pendapatan Inter Miami melonjak drastis. Nilainya mencapai 200 juta dolar AS atau sekitar Rp 3,3 triliun, menjadikannya klub dengan pendapatan tertinggi di MLS.

Lonjakan pemasukan ini berasal dari berbagai sumber. Penjualan tiket meningkat tajam, harga kursi VIP melonjak, dan stadion selalu penuh saat Messi bermain, baik kandang maupun tandang.

Kehadiran Messi juga memicu gelombang sponsor baru. Brand global berlomba-lomba menjalin kerja sama karena daya tarik komersial sang megabintang yang menjangkau pasar Amerika hingga Asia.

Dampak ekonomi Messi tidak berhenti di klub. Kota Miami ikut merasakan efeknya melalui peningkatan pariwisata, okupansi hotel, hingga aktivitas bisnis lokal setiap hari pertandingan.

Di dalam lapangan, Messi juga menghadirkan prestasi. Ia membawa Inter Miami menjuarai Leagues Cup 2023, trofi pertama dalam sejarah klub yang berdiri pada 2018.

Pada 2024, Messi kembali mencatatkan sejarah dengan membantu klub meraih gelar MLS. Kesuksesan ini mempertegas transformasi Inter Miami dari klub baru menjadi kekuatan baru sepak bola Amerika.

Secara individu, pemain berusia 38 tahun itu mencatat 77 gol dan 44 assist dari 88 pertandingan. Statistik tersebut menunjukkan bahwa kontribusinya tidak hanya simbolis, tetapi juga menentukan secara teknis.

Kontrak Messi masih tersisa dua tahun lagi. Dengan pengaruh ekonomi dan prestasi yang terus berkembang, Inter Miami berpotensi memperkuat posisinya sebagai klub paling bernilai dan berpengaruh di MLS.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana satu figur global mampu mengubah ekosistem olahraga. Messi bukan hanya pemain, tetapi juga katalis pertumbuhan ekonomi dan popularitas sepak bola di Amerika Serikat.