Emas Antam Jatuh Dalam Sehari, Turun Rp65.000 per Gram dan Picu Kekhawatiran

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 03 Apr 2026, 11:12 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga emas Antam 24 karat mengalami penurunan tajam sebesar Rp 65.000 per gram. Penurunan ini membuat harga emas kini berada di level Rp 2.857.000 per gram.

Penurunan ini menjadi salah satu koreksi harian terbesar dalam beberapa waktu terakhir. Pergerakan ini langsung menarik perhatian investor dan pelaku pasar.

Untuk ukuran terkecil, harga emas 0,5 gram berada di angka Rp 1.478.500. Sementara emas ukuran 10 gram dijual Rp 28.065.000.

Adapun ukuran terbesar, yakni 1.000 gram atau 1 kilogram, dibanderol Rp 2.797.600.000. Harga ini menunjukkan skala penurunan yang merata di semua ukuran.

Jika dilihat dalam sepekan terakhir, harga emas bergerak di kisaran Rp 2.810.000 hingga Rp 2.922.000 per gram. Artinya, volatilitas masih cukup tinggi.

Sementara dalam satu bulan terakhir, harga emas cenderung melemah dari posisi sekitar Rp 3.122.000 per gram. Tren ini menunjukkan tekanan yang cukup konsisten.

Harga buyback juga ikut turun sebesar Rp 60.000 menjadi Rp 2.577.000 per gram. Ini berarti nilai jual kembali emas ikut tergerus.

Buyback merupakan acuan bagi masyarakat yang ingin menjual emas ke Antam. Penurunan ini berdampak langsung pada potensi keuntungan investor.

Untuk transaksi buyback di atas Rp 10.000.000, dikenakan Pajak Penghasilan sebesar 1,5 persen. Pajak ini dipotong langsung saat transaksi dilakukan.

Kondisi ini membuat investor perlu lebih cermat dalam menentukan waktu jual atau beli. Pergerakan harga yang cepat bisa berdampak signifikan pada nilai investasi.

Penurunan harga emas bisa dipengaruhi berbagai faktor global. Mulai dari penguatan dolar AS hingga perubahan sentimen pasar terhadap aset safe haven.

Ke depan, pergerakan harga emas masih akan dipengaruhi kondisi ekonomi global. Investor disarankan tetap memantau tren sebelum mengambil keputusan.