Gen Z Pilih Aktivitas Tanpa Alkohol, Jumlah Pub di Inggris Terus Menurun

Oleh Zahra Zahwa pada 27 Jul 2026, 13:30 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Generasi Z di Inggris mulai mengubah cara mereka bersosialisasi. Alih-alih berkumpul di pub sambil mengonsumsi alkohol, banyak anak muda kini memilih aktivitas yang lebih sehat dan bebas minuman keras.

Selama puluhan tahun, pub menjadi bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat Inggris. Orang-orang datang untuk menonton pertandingan sepak bola, bertemu rekan kerja, merayakan ulang tahun, hingga berkumpul bersama keluarga dan teman.

Namun, tren tersebut mulai berubah. Banyak anak muda kini mencari cara baru untuk membangun hubungan sosial tanpa harus mengonsumsi alkohol.

Sementara itu, perubahan kebiasaan ini menambah tantangan bagi industri pub di Inggris. Bisnis tersebut juga menghadapi tekanan akibat kenaikan biaya operasional dan perubahan pola konsumsi masyarakat.

Sebuah studi yang dirilis British Beer and Pub Association (BBPA) pada Mei 2026 menunjukkan sebanyak 161 pub tutup di Inggris, Wales, dan Skotlandia selama periode Januari hingga Maret. Angka itu setara dengan hampir dua pub yang berhenti beroperasi setiap hari.

Selain itu, jumlah pub di Inggris terus menyusut dalam dua dekade terakhir. Pada 2000, negara tersebut memiliki sekitar 60.800 pub. Namun, pada 2025 jumlahnya turun menjadi sekitar 44.650 unit.

Meski begitu, perubahan ini juga mencerminkan pergeseran gaya hidup Generasi Z. Banyak dari mereka lebih memilih kegiatan seperti olahraga, kelas kebugaran, komunitas hobi, hingga acara sosial tanpa alkohol sebagai sarana bertemu orang baru.

Karena itu, sejumlah pelaku industri mulai mencari cara untuk menarik kembali minat generasi muda. Mereka menawarkan konsep yang lebih beragam, termasuk minuman nonalkohol dan kegiatan komunitas di luar budaya minum.