Gianni Infantino Hadiri Penutupan ASEAN Cup

Oleh Desti Dwi Natasya pada 21 Sep 2026, 15:30 WIB

Presiden FIFA Gianni Infantino

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden FIFA Gianni Infantino dijadwalkan hadir langsung dalam acara penutupan FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia pada 5 Oktober 2026.

Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyampaikan rencana tersebut saat menghadiri Apel Pasukan Operasi Garuda Bhakti 2026 di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/9/2026).

“Tentu kami telah selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan dari semua kedatangan -kedatangan, baik itu kedatangan Presiden FIFA yang rencana akan hadir di Indonesia,” kata Yunus, dikutip dari berbagai sumber, Senin (21/9/2026).

Selain Infantino, sejumlah tamu dari negara peserta FIFA ASEAN Cup 2026 juga dijadwalkan menghadiri rangkaian turnamen tersebut.

“Kemudian nanti dari tamu-tamu negara kita yang sebagian besar dari peserta juga akan hadir para presiden-presiden federasinya, dan tentu dengan juga duta-duta besarnya juga akan hadir. Dan nanti saat penutupan hampir seluruh presiden-presiden sepak bola Asia juga akan datang,” ucapnya.

Yunus mengatakan koordinasi pengamanan bersama kepolisian telah dilakukan untuk menyambut para tamu yang hadir dalam ajang internasional tersebut.

“Dari pihak kepolisian sudah kami laporkan dan terkoordinasi. Insyaallah ini akan kita lakukan pelayanan yang maksimal,” tambah dia.

FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung di dua stadion, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

“Tentu kami yakin dari apa yang telah dilaksanakan oleh pihak kepolisian dari satu bulan yang lalu koordinasi dengan kami. Ini kami optimis pelaksanaan FIFA ASEAN Cup tahun 2026 ini insyaallah akan lancar dan aman,” ucapnya.

Turnamen tersebut diikuti delapan tim nasional, yakni Indonesia, Bangladesh, Malaysia, Singapura, Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.

Polri menyiapkan pengamanan melekat bagi seluruh tim peserta sejak kedatangan di bandara hingga menuju tempat akomodasi, lokasi latihan, dan stadion.

“Akomodasi dari kedatangan di bandara sampai di akomodasi, tempat latihan, dan pertandingan, setelah pertandingan mereka pulang ke akomodasi, itu terus akan diamankan oleh Kepolisian Republik Indonesia,” kata Waastamaops Kapolri Irjen Pol Laksana.

Pengamanan dilakukan karena mobilitas pemain, ofisial, suporter, dan delegasi asing akan berlangsung di sejumlah lokasi selama turnamen.

“Kita harus melakukan sampai pastikan pemain, official aman tidak diganggu apapun. Ya, tidak diganggu apapun,” tuturnya.

Laksana meminta personel Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat memetakan seluruh jalur mobilitas tim, termasuk area penginapan, tempat latihan, hingga stadion.

“Kita harus mem-mapping benar, jangan salah prediksi, jangan salah melakukan tindakan, dan harus tepat melakukan tindakan-tindakan tersebut,” terangnya.

Polri juga menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengatur perjalanan tim dari tempat menginap menuju stadion dan kembali ke akomodasi.

“Rekayasa lalu lintas kita sudah lakukan. Nanti bagaimana mereka bergerak dari tempat mereka menginap sampai stadion, bertanding, dan pulang, ini akan dilakukan rekayasa lalu lintas supaya tidak menimbulkan kemacetan,” tambah dia.

Dalam Operasi Garuda Bhakti 2026, gabungan Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat mengerahkan total 5.641 personel untuk mengamankan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung pada 25 September hingga 5 Oktober 2026.