Gianni Infantino Terancam Tuntutan Pidana

Oleh Desti Dwi Natasya pada 28 Aug 2026, 12:38 WIB

Presiden FIFA Gianni Infantino

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden FIFA Gianni Infantino terancam menghadapi laporan pidana di Swiss setelah UEFA mengambil langkah hukum terkait rencana FIFA Forward Enterprise yang gagal terealisasi.

UEFA disebut tengah mempersiapkan laporan terhadap Infantino dan kemungkinan pejabat serta penasihat FIFA lainnya atas dugaan salah urus secara pidana.

Dalam dokumen pengadilan, UEFA dan pihak berkepentingan lainnya disebut "bersiap mengajukan tuntutan pidana di Swiss terhadap Infantino dan kemungkinan pejabat serta penasihat FIFA lainnya atas dugaan salah urus secara pidana berdasarkan Pasal 158 KUHP Swiss", dikutip dari berbagai sumber, Jumat (28/08/2026).

Selain langkah di Swiss, UEFA mengajukan permohonan terpisah di Amerika Serikat untuk memperoleh informasi dan dokumen dari FIFA serta perusahaan investasi Thrive Capital.

Permintaan tersebut menggunakan mekanisme hukum Section 1782 yang memungkinkan pihak dalam proses hukum di luar AS meminta pengungkapan informasi dari entitas yang berbasis di Amerika Serikat.

Perkara ini berkaitan dengan rencana penjualan 20 persen bagian bisnis turnamen FIFA kepada investor dengan nilai US$4,2 miliar.

Nilai tersebut mengimplikasikan valuasi FIFA sekitar US$20 miliar yang dalam dokumen pengadilan disebut sangat rendah.

UEFA mempertanyakan dasar penetapan valuasi tersebut karena angka itu disebut bukan hasil lelang terbuka dan kompetitif serta tidak pernah diuji oleh penilai independen.

Pada awal Agustus, pengacara UEFA juga meminta Infantino dan FIFA mengidentifikasi, mencari, serta mempertahankan seluruh dokumen dan informasi elektronik terkait perkara tersebut.

Permintaan itu mencakup materi yang berada dalam kepemilikan, penguasaan, atau kendali Infantino dan FIFA, termasuk yang berkaitan dengan 14 eksekutif.

Hingga laporan tersebut diterbitkan, FIFA dan Thrive Capital telah dimintai tanggapan mengenai langkah hukum yang ditempuh UEFA.