JAKARTA, Cobisnis.com – Guru Besar Ilmu Politik dan Pengamat Kebijakan Publik Universitas Pendidikan Indonesia, Cecep Darmawan, menilai program MBG memiliki potensi besar dalam menciptakan generasi unggul apabila dikelola secara tepat dan berkelanjutan.
Menurut Prof. Cecep, program MBG dapat membawa transformasi besar bagi generasi muda Indonesia dalam 10 hingga 20 tahun mendatang apabila didukung tata kelola yang transparan, tepat sasaran, dan terintegrasi dengan ekosistem pendidikan yang baik.
“Apabila anak-anak kita secara fisik sehat karena asupan gizi yang baik, dan diimbangi dengan kognisi serta literasi yang baik dari sekolah, Insyaallah dalam 10 hingga 20 tahun ke depan program ini akan melahirkan generasi-generasi unggul,” ujarnya.
Menanggapi kritik terhadap implementasi MBG yang ramai di media sosial, Prof. Cecep menilai hal tersebut sebagai bentuk kontrol publik yang wajar. Namun, ia mengingatkan pentingnya literasi media agar masyarakat mampu membedakan kritik konstruktif dengan informasi yang menyesatkan.
Ia menekankan bahwa kelemahan dalam pelaksanaan seharusnya menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki manajerial program, bukan alasan menghentikan program secara keseluruhan.
Selain itu, Prof. Cecep juga mendorong penyebaran praktik-praktik terbaik dari dapur SPPG maupun sekolah yang telah berhasil menjalankan program MBG agar dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
Dalam kondisi anggaran yang masih terbatas, ia menyarankan pemerintah memprioritaskan kelompok rentan terlebih dahulu, termasuk anak-anak jalanan, agar program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Prof. Cecep menambahkan, keberhasilan program MBG membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari Badan Gizi Nasional, kementerian terkait, pemerintah daerah, sekolah, hingga keluarga.
Menurutnya, pemerintah juga perlu memperkuat sektor ekonomi dan penyediaan lapangan kerja agar pemenuhan gizi anak dapat terus berlanjut di lingkungan keluarga.