Ini Alasan Mengapa Banyak Wanita Sering Merasa Lelah

Oleh Chodijah Febriyani pada 12 Aug 2026, 20:15 WIB

JAKARTA,co.bisnis.com - Bagi kebanyakan wanita, rasa lelah terasa seperti bagian yang tak terhindarkan dari kehidupan sehari-hari.

Tidak begadang dan tidur cukup di malam hari, pasti rasa lelah tetap ada.  Sehingga, kesulitan mendapatkan energi untuk melakukan hal-hal yang disukai dan berkegiatan.

Walau dirasa kamu tidak banyak melakukan kegiatan seharian, ada faktor lain yang seringkali kamu tidak sadari, lho!

Yup! Kamu bisa dibilang kekurangan zat besi. Kok Bisa?

Dilansir dari Nine, Rabu (12/08/2026), asupan kadar zat besi yang rendah sering dikaitkan dengan kurangnya mengonsumsi makanan kaya zat besi seperti daging merah dan bisa menjadi alasan utama di balik kelelahan yang terus-menerus.

Apa itu zat besi dan mengapa kita membutuhkannya?

Zat besi adalah mineral yang memiliki peran kunci dalam mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Selain itu, zat besi juga berperan dalam fungsi kekebalan tubuh dan membantu mengangkut oksigen ke sel-sel otak.

Tubuh menyimpan sejumlah zat besi, tetapi jika asupan makanan kita tidak mencukupi untuk kebutuhan tubuh, seiring waktu cadangan zat besi akan habis dan dapat mengakibatkan kekurangan zat besi.

Lantas, apa saja gejalanya jika kekurangan zat besi?

Kekurangan zat besi adalah kekurangan nutrisi yang paling umum bagi kebanyakan orang dan merupakan masalah yang signifikan bagi wanita yang memiliki kebutuhan zat besi lebih tinggi sepanjang reproduksi mereka.

Gejalanya bisa jadi kelelahan, energi terasa berkurang, konsentrasi buruk, mudah tersinggung, dan suasana hati yang buruk, dan sering disalahartikan sebagai efek dari gaya hidup yang buruk.

Namun, penelitian menunjukkan banyak wanita tidak sepenuhnya menyadari bagaimana daging merah dapat berpengaruh bagi energi mereka. Meskipun sebagian besar mengenali daging merah sebagai sumber protein utama sekitar 72 persen dan zat besi 70 persen, jauh lebih sedikit yang mengetahui manfaat spesifiknya untuk kesehatan wanita, hanya 44 persen yang menyadari pentingnya daging merah selama kehamilan, 39 persen selama menstruasi, dan hanya 32 persen selama perimenopause.

Meskipun zat besi ditemukan dalam berbagai macam makanan, zat besi yang mudah diserap ditemukan dalam jumlah tertinggi pada daging merah.

Zat besi juga ditemukan dalam beberapa makanan nabati termasuk sayuran berdaun hijau, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan meskipun zat besi yang ditemukan dalam makanan nabati tidak diserap dengan baik oleh tubuh seperti zat besi dalam makanan hewani yang kaya zat besi seperti daging merah.

Apa yang harus dilakukan jika kamu merasa kadar zat besi rendah?

Jika kamu merasa sangat lelah, memiliki riwayat kadar zat besi rendah, atau jarang mengonsumsi daging merah, sebaiknya segera memeriksakan kadar zat besi ke dokter.

Tes darah diperlukan untuk memastikan kadar zat besi dan tindakan terbaik apa yang harus diambil untuk memperbaiki kadar tersebut. Setidaknya, dengan mengonsumsi daging merah tanpa lemak selama tiga hingga empat kali makan seminggu akan membantu memastikan tubuh kamu memiliki akses terhadap zat besi yang mudah diserap.