JAKARTA, Cobisnis.com - Salah satu alasan selain keindahannya, para wisatawan berkunjung ke suatu negara keamanannya.
Negara-negara yang damai menjadi tujuan wisata yang lebih aman, dan di dunia yang terasa semakin tidak stabil ini, penting untuk mengetahui destinasi mana yang dapat kunjungi dengan aman.
Dikutip dari Timeout, menurut Indeks Perdamaian Global, sebuah survei tahunan besar-besaran yang menganalisis 163 negara berdasarkan konflik domestik dan internasional yang sedang berlangsung, militerisasi, serta keselamatan dan keamanan, dan memberi skor tingkat perdamaian setiap negara pada skala satu hingga lima.
Di posisi teratas, diduduki Islandia merebut gelar sebagai tempat teraman di dunia ini dengan selisih yang signifikan, menurut GPI. Namun, tujuh dari 10 posisi teratas diisi oleh negara-negara dari seluruh Eropa.
Ini berarti satu negara Eropa lebih sedikit dibandingkan peringkat tahun lalu, karena Denmark kini berada di posisi kesebelas, tetapi tetap merupakan hasil positif bagi Eropa secara keseluruhan.
Kemudian, ada Swiss menduduki peringkat kedua sebagai negara teraman di Eropa dan ketiga di dunia (setelah Selandia Baru), dan Slovenia berada di peringkat ketiga, dan keempat ada Irlandia.
Laporan tersebut menyoroti bahwa Eropa Barat dan Tengah tetap menjadi wilayah paling damai di dunia.
Sementara, Polandia mengalami peningkatan paling signifikan dalam peringkatnya, melonjak dari peringkat ke-45 pada tahun 2025 menjadi peringkat ke-22 pada tahun 2026.
Menariknya, Prancis adalah negara yang paling tidak aman di kawasan Eropa Barat dan Tengah, dengan tingkat keamanan dan keselamatannya menurun dua persen tahun ini. Mengapa? Karena satu dari empat orang melaporkan merasa tidak aman saat berjalan pulang di malam hari, dan satu dari 10 orang tampaknya telah menjadi korban kejahatan kekerasan.