JAKARTA, Cobisnis.com - Kopi menjadi salah satu minuman yang banyak dipilih untuk meningkatkan fokus dan membantu tubuh tetap terjaga. Namun, waktu konsumsi kopi juga perlu diperhatikan karena kafein dapat memberikan efek tertentu pada tubuh.
Kafein merupakan komponen utama dalam kopi yang bekerja dengan menghambat reseptor adenosin di otak. Mekanisme tersebut dapat meningkatkan kewaspadaan sekaligus mengurangi rasa kantuk.
Selain kafein, kopi juga mengandung sejumlah senyawa bioaktif yang memiliki aktivitas antioksidan. Dengan jumlah dan waktu konsumsi yang tepat, kopi umumnya dapat menjadi bagian dari pola makan sehat bagi orang dewasa.
Namun, ada beberapa kondisi ketika konsumsi kopi sebaiknya dihindari sementara. Berikut empat waktu yang perlu diperhatikan.
1. Menjelang tidur
Minum kopi terlalu dekat dengan waktu tidur dapat membuat seseorang lebih sulit tidur. Kebiasaan mengonsumsi kopi pada malam hari juga berpotensi mengurangi total waktu tidur.
Efek kafein dapat bertahan sekitar lima jam, meski durasinya bisa berbeda pada setiap orang. Untuk mengurangi risiko gangguan tidur, konsumsi kafein disarankan dihentikan setidaknya 5 sampai 6 jam sebelum tidur.
2. Saat mencoba mengganti waktu tidur yang hilang
Kopi memang dapat meningkatkan kewaspadaan sementara ketika seseorang kurang tidur. Namun, kafein tidak dapat menggantikan manfaat pemulihan yang diperoleh tubuh dari istirahat yang cukup.
Ketika efek stimulan kafein berkurang, rasa lelah dan kesulitan berkonsentrasi dapat kembali muncul. Karena itu, kopi bukan pengganti tidur yang hilang.
3. Saat mengonsumsi suplemen zat besi
Kopi juga perlu diperhatikan bagi orang yang sedang mengonsumsi suplemen zat besi. Kandungan polifenol dalam kopi dapat mengganggu penyerapan zat besi non heme yang banyak ditemukan dalam makanan nabati.
Zat besi non heme antara lain terdapat pada kacang kacangan, biji bijian, dan sayuran berdaun hijau. Karena itu, konsumsi kopi sebaiknya tidak berdekatan dengan waktu mengonsumsi suplemen zat besi.
4. Sebelum pemeriksaan tekanan darah
Minum kopi sesaat sebelum pemeriksaan tekanan darah dapat memengaruhi hasil pengukuran. Kafein dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dalam jangka pendek.
American Heart Association merekomendasikan untuk menghindari minuman berkafein setidaknya 30 menit sebelum pemeriksaan tekanan darah. Sebelum pengukuran, seseorang juga disarankan duduk tenang selama lima menit.
Bagi sebagian besar orang dewasa sehat, konsumsi hingga 400 mg kafein per hari atau sekitar 3 sampai 4 cangkir kopi biasa umumnya dianggap aman. Namun, orang yang sensitif terhadap kafein dapat mengalami kecemasan, jantung berdebar, atau gangguan tidur.