JAKARTA, Cobisnis.com - Mengonsumsi buah yang segar bagian penting untuk kesehatan. Tetapi, tidak semua buah memiliki kualitas yang sama. Walau terlihat seperti segar dan kulit buah tersebut bagus, belum tentu memiliki kualitas yang baik.
Walau terlihat mudah, tidak semua orang bisa mengetahui buah tersebut masih segar atau menuju pembusukan. Maka dari itu, penting untuk mengenali tanda-tanda kesegaran dari buah untuk mendapatkan kualitas buah yang segar dengan rasa terbaik.
Berikut dilansir dari Very Well, Jumat (11/9/2026), ini berbagai caranya yang bisa kamu terapkan ketika membeli buah di supernarket atau di pasar. Yuk, disimak!
1. Periksa kekenyalannya
Salah satu cara termudah untuk menilai kualitas buah adalah dengan merabanya secara perlahan. Kekerasan buah bervariasi tergantung jenisnya, tetapi para ahli umumnya merekomendasikan untuk memilih buah segar yang relatif keras dan utuh, tanpa bintik-bintik lunak yang besar.
Hal itu karena buah-buahan dengan permukaan yang lembek atau terlalu lunak kemungkinan besar sudah busuk, yang dapat menjadi tempat berkembang biak bagi bakter.
2. Carilah warna yang cerah dan merata
Warna buah dapat memberikan petunjuk tentang kesegaran dan kematangannya. Meskipun sedikit variasi warna adalah hal normal, perlu diketahui bahwa warna yang seragam, cerah, dan khas merupakan tanda bahwa buah dipanen pada tingkat kematangan yang tepat.
Perlu diketahui, hindari memilih buah dengan perubahan warna yang luar, memiliki bercak gelap dan tampak kusam atau pudar.
Tanda-tanda ini mungkin menunjukkan bahwa buah tersebut belum matang atau sudah melewati masa panen puncaknya.
3. Cium aromanya sebelum membeli
Banyak jenis buah dikenal karena aromanya yang sedikit manis, yang juga merupakan indikator utama kematangan, misalnya, bau asam, fermentasi, atau tidak sedap dapat menandakan kerusakan senyawa alami buah dan pembusukan, atau bisa juga akibat pertumbuhan jamur.
Selain itu, buah yang sama sekali tidak berbau mungkin menandakan kalau buah tersebut membutuhkan lebih banyak waktu untuk matang di rumah.
4. Pentingnya periksa adanya jamur dan kelembapan yang berlebih
Beberapa spora jamur secara alami terdapat pada buah-buahan. Tetapi, ketika buah terpapar kelembapan berlebih, seperti di lingkungan yang lembap, hal itu dapat menyebabkan pertumbuhan jamur. Hal ini biasanya muncul sebagai lapisan berbulu, tekstur berlendir, atau genangan cairan dalam kemasan plastik.
Karena paparan jamur dapat sangat berbahaya bagi mereka dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, anak-anak kecil, orang dewasa lanjut usia, dan ibu hamil, para ahli menyarankan untuk memeriksa bagian bawah wadah buah segar untuk melihat adanya kelembapan berlebih dan memeriksa lapisan buah-buahan seperti beri, anggur, dan ceri untuk melihat adanya tanda-tanda pertumbuhan jamur.
5. Hindari buah yang memiliki retakan atau kulit yang pecah
Perlu diketahui, kulit buah yang rusak dapat memperpendek umur simpan dan meningkatkan risiko pembusukan. Pilihlah produk yang tidak memar atau rusak, karena produk tersebut kemungkinan besar akan lebih cepat busuk atau menjadi tempat berkembang biaknya bakteri yang berbahaya.
6. Pilih buah yang terasa berat untuk ukurannya
Sebelum membeli, ada baiknya kamu mengangkat buah untuk mengukur beratnya. Karena, buah yang lebih berat dapat mengindentifikasikan kesegaran dan memiliki kadar air yang optimal.
Dalam hal ini, para ahli menyarankan untuk menggunakan penilaian terbaik kamu untuk menentukan apakah buah tersebut terasa berat untuk ukurannya, yang bervariasi tergantung jenis buahnya.
Buah apa pun yang terasa sangat ringan mungkin sudah kehilangan terlalu banyak kelembapan selama penyimpanan dan mungkin sudah melewati masa panennya.