Jangan Salah Pilih, Ini Tips Beli Terong Segar dan Matang Sempurna di Pasar

Oleh Chodijah Febriani pada 29 Sep 2026, 10:50 WIB

Terong di Pasar - pexels/Natalia S

JAKARTA, Cobisnis.com - Sudahkah kamu tahu cara memilih terong yang segar? Kebanyakan orang mungkin berpikir kalau terong yang segar memiliki warna yang cerah. Tapi, ternyata itu salah. Jadi, bagaimana cara memilih terong sebelum membelinya?

Himanshi Sharma, Kepala Ahli Gizi Klinis, Rumah Sakit Multispesialisasi ISIC, Delhi, berbagi cara sederhana untuk memilih terong yang tepat, mulai dari menekan hingga memeriksa kulit dan batangnya.

"Terong segar dan berkualitas baik seharusnya terasa kenyal tetapi tidak sekeras batu saat ditekan perlahan. Dagingnya seharusnya memberikan sedikit hambatan dan cepat kembali ke bentuk aslinya," ungkap Sharma dikutip dari Indianexpress, Selasa (29/9/2026).

Gerakan kecil kembali ke bentuk semula itu merupakan tanda yang berguna bahwa sayuran tersebut masih segar dan mempertahankan kelembapan alaminya.

"Jika terong terasa terlalu lunak, lembek, atau kenyal, mungkin sudah terlalu matang atau mulai busuk."

"Jika kamu menekan terong dengan lembut dan kulitnya tetap cekung lalu kembali ke bentuk semula, biasanya itu pertanda bahwa sayuran tersebut sudah tidak terlalu segar," tambah ahli gizi tersebut.

Seperti yang dijelaskannya, ini terjadi karena terong kehilangan kelembapan dan kekenyalannya. Sayuran seperti itu mungkin memiliki daging yang lebih lunak, tekstur yang kurang enak, dan umur simpan yang lebih pendek.

Jadi, di pasar, carilah terong yang terasa padat dan kembali ke bentuk semula saat ditekan perlahan, bukan terong yang tetap penyok.

Sementara, kulit terong juga dapat memberikan petunjuk tentang kesegaran dari terong tersebut.

"Kulit terong segar seharusnya terlihat halus, mengkilap, dan berwarna cerah, baik ungu, hijau, putih, atau bergaris, tergantung varietasnya. Kulitnya harus terasa kencang dan sedikit mengkilap, bukan kasar, keriput, atau kusam," kata Sharma.

Dia menyarankan untuk menghindari terong yang memiliki seperti memar, retak, lubang, atau bercak yang berubah warna.

Dan jangan lupa periksa batangnya. Batang adalah salah satu cara termudah untuk menilai kesegaran terong.

"Batang dan tudung berwarna hijau cerah, kokoh, dan tampak sehat. Bagian-bagian ini juga harus terlihat lembap, bukan kering."

"Jika batangnya tampak cokelat, keriput, rapuh, atau kering, itu mungkin menandakan bahwa terong tersebut telah dipanen sejak lama dan telah kehilangan kesegarannya," sambung Sharma.

Lebih lanjut, Sharma Sharma menyarankan ada beberapa tanda kalau terong tersebut akan busuk.

"Hindari terong yang memiliki bagian lunak atau lembek, luka dalam, retak, pertumbuhan jamur, lubang serangga, cairan yang keluar, atau bau busuk,” saran Sharma.

Itu adalah indikator kuat dengan pembusukan dan kualitas yang buruk.

"Kerut yang berlebihan, perubahan warna yang parah, bercak hitam, dan batang yang benar-benar kering juga menunjukkan bahwa sayuran tersebut sudah tua dan tidak lagi segar."

"Selalu pilih terong yang keras, bersih, berwarna cerah, dan berbatang hijau segar untuk kualitas terbaik," pungkas Sharma.