JAKARTA, Cobisnis.com - Tidak ada yang lebih menyenangkan mandi air hangat sehabis akttivitas seharian. Tetapi, meski membuat rileks, mandi air hangat tidak boleh terlalu lama karena dapat membuat kerusakan pada kulit.
Bahkan, mandi air hangat selama 10 hingga 15 menit dianggap terlalu lama. Para ahli kulit pun juga menyarankan untuk mandi lebih singkat untuk mencegah kulit kering dan iritas.
Dr. Emily Forward dan Dr. Victoria Harris ahli kulit mengatakan mandi sebaiknya singkat dan menggunakan air hangat kuku.
"Biasanya saya menyarankan kurang dari lima menit. Itu cukup waktu untuk membersihkan secara efektif tanpa merusak lapisan kulit terluar, stratum corneum, yang berfungsi menjaga kelembapan dan mencegah iritan masuk," kata Dr. Forward dikutip dari Nine, Rabu (19/08/2026).
Lebih lanjut, Dr. Forward menjelaskan, setelah melewati batas waktu 10 hingga 15 menit, kamu memasuki zona bahaya kerusakan lapisan pelindung kulit, terutama di air panas. Semakin lama kulit terendam air, semakin membengkak, dan semakin banyak lipid serta faktor pelembap alami yang terbuang.
"Saat itulah kamu mulai merasakan kekeringan, rasa kencang, atau gatal dalam satu atau dua jam setelah mandim," terangnya.
Jika kamu belum memasang pengatur waktu, Dr. Harris membagikan cara mudah untuk mengetahui apakah kamu sudah terlalu lama mandi.
"Saya sebenarnya menyarankan pasien eksim parah saya untuk membatasi waktu mandi antara dua hingga lima menit. Saya juga mengatakan, jika cermin berembun semua saat selesai mandi, kemungkinan kamu mandi terlalu lama dan dengan air terlalu panas," katanya.
Lebih lanjut, Dr. Forward menjelaskan kalau mandi dengan air terlalu panas dapat mengganggu lapisan kulit.
"Air adalah iritan paling umum bagi kulit. Mandi air panas yang lama akan mengganggu lapisan luar kulit dan dapat memperburuk dermatitis. Jadi, meskipun mandi air hangat terasa menyenangkan, terutama di musim dingin, kulit kamu kemungkinan besar akan menanggung akibatnya."
Mengenai suhu air, Dr. Forward mengatakan, hangat yang nyaman dan kira-kira suhu yang Anda pilih untuk mencuci tangan adalah yang terbaik.
"Suhu ini membersihkan secara efektif tanpa melarutkan lipid yang menyatukan lapisan pelindung kulit."
"Suhu secara langsung memengaruhi seberapa banyak minyak alami kulit yang terbuang. Air yang terlalu panas membuka dan mengganggu lapisan lipid pada penghalang kulit, air yang terlalu dingin dapat menyebabkan masalah tersendiri pada sirkulasi dan kenyamanan. Mendapatkan suhu yang tepat adalah salah satu faktor paling sederhana dan mudah dikendalikan dalam mencegah kulit kering dan iritasi," tukas Dr. Forward.