JAKARTA, Cobisnis.com - Penuaan berlangsung secara alami seiring bertambahnya usia. Namun, proses tersebut juga dapat dipengaruhi berbagai kebiasaan dan kondisi yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
Sejumlah faktor bahkan tidak selalu dianggap memiliki hubungan dengan perubahan biologis tubuh. Hal ini menjadi perhatian dalam survei tahunan mengenai healthy aging yang dilakukan U.S. News & World Report.
Survei tersebut melibatkan 63 profesional kesehatan. Mereka berasal dari berbagai bidang, seperti kedokteran, ilmu pengetahuan, nutrisi, kebugaran, dan farmasi.
Para ahli tetap menempatkan aktivitas fisik, makanan bergizi, dan tidur berkualitas sebagai bagian penting dalam menjaga kesehatan. Selain itu, terdapat beberapa faktor lain yang dinilai perlu mendapat perhatian.
1. Minim Interaksi Sosial
Kurangnya hubungan sosial yang bermakna bukan hanya dapat berkaitan dengan rasa kesepian. Kondisi tersebut juga disebut memiliki hubungan dengan proses penuaan biologis.
David Katz, M.D., M.P.H., salah satu pakar yang terlibat dalam survei, mengatakan isolasi sosial dapat berdampak pada berbagai aspek kehidupan.
Hal tersebut mencakup kesehatan mental, tingkat stres, kualitas tidur, hingga rasa memiliki tujuan hidup.
“Semua domain gaya hidup saling memengaruhi,” kata Katz.
Sejumlah penelitian juga menemukan adanya kaitan antara aktivitas sosial dan intelektual dengan fungsi kognitif pada orang dewasa lanjut usia.
Sebaliknya, isolasi sosial dan kesepian dikaitkan dengan peluang yang lebih rendah untuk menjalani proses penuaan yang sehat.
Karena itu, mempertahankan hubungan dengan keluarga, teman, komunitas, dan lingkungan sekitar dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan.
2. Pola Tidur Tidak Teratur
Kualitas tidur tidak hanya ditentukan oleh berapa lama seseorang beristirahat. Ritme sirkadian atau pola alami tubuh dalam mengatur waktu tidur dan bangun juga memiliki peran.
Jadwal tidur yang berubah-ubah serta pola aktivitas yang tidak konsisten dapat mengganggu ritme tersebut.
Perubahan produksi melatonin yang terjadi seiring pertambahan usia juga dapat membuat sebagian orang lebih sulit mempertahankan pola tidur yang teratur.
3. Stres yang Berlangsung Lama
Stres merupakan hal yang dapat muncul dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kondisi tersebut perlu diperhatikan apabila berlangsung terus-menerus dan tidak dikelola dengan baik.
Stres psikologis kronis telah dikaitkan dengan proses penuaan biologis. Paparan stres dalam waktu panjang juga dapat memengaruhi sel serta berkontribusi terhadap peradangan kronis.
Tekanan yang memicu stres tidak selalu berupa persoalan besar. Tekanan kecil yang muncul berulang kali setiap hari juga dapat terakumulasi menjadi micro-stressors.
Mengenali berbagai sumber tekanan tersebut dan mencari cara untuk menguranginya dapat menjadi salah satu langkah dalam menjaga kesehatan jangka panjang.
4. Paparan Bahan Kimia dari Lingkungan
Lingkungan sekitar juga menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam pembahasan mengenai penuaan.
Mikroplastik dan bahan kimia pengganggu sistem endokrin menjadi perhatian karena manusia dapat terpapar melalui berbagai sumber dalam aktivitas sehari-hari.
Penelitian mengenai hubungan bahan kimia lingkungan dengan proses penuaan masih terus dilakukan. Namun, sejumlah zat diketahui dapat berinteraksi dengan jalur biologis yang berkaitan dengan penuaan.
Proses tersebut antara lain berhubungan dengan stres oksidatif, gangguan fungsi mitokondria, dan peradangan kronis.
Penuaan Sehat Tak Selalu Butuh Biohack
Berbagai metode untuk memperlambat penuaan kini semakin banyak diperbincangkan. Meski demikian, para ahli dalam survei tersebut tetap menekankan pentingnya kebiasaan dasar.
Aktivitas fisik secara rutin, pola makan seimbang, tidur berkualitas, serta menjaga hubungan sosial menjadi beberapa kebiasaan yang dapat mendukung kesehatan dalam jangka panjang.
Dengan demikian, menjaga kesehatan seiring bertambahnya usia tidak selalu membutuhkan metode yang kompleks.
Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten tetap menjadi bagian penting dalam mendukung proses penuaan yang sehat.