JAKARTA, Cobisnis.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menunjuk Jeffrey Hendrik sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama setelah Iman Rachman mengundurkan diri dari jabatannya pada Jumat (30/1). Penunjukan tersebut diputuskan melalui mekanisme internal dalam rapat direksi dan telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris.
Jeffrey menyampaikan bahwa pengangkatan dirinya bertujuan menjaga keberlangsungan operasional BEI agar tetap berjalan normal di tengah dinamika pasar modal. Hal tersebut ia sampaikan dalam jumpa pers bersama jajaran Menteri Kabinet Merah Putih sektor keuangan di kantor pusat Danantara, Sabtu (31/1).
Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat daya saing pasar modal Indonesia di tingkat global, tidak hanya dari sisi nilai transaksi, tetapi juga melalui peningkatan transparansi dan tata kelola.
“Kami terus mencermati perkembangan yang ada, termasuk berbagai masukan dari indeks provider global. Komunikasi telah dilakukan dan harapan mereka akan segera kami tindak lanjuti,” kata Jeffrey.
Dari sisi latar belakang, Jeffrey Hendrik merupakan lulusan Sarjana Ekonomi Universitas Trisakti pada 1995 dan memiliki pengalaman panjang di industri pasar modal. Sebelum dipercaya sebagai Pjs Direktur Utama BEI, ia menjabat sebagai Direktur Pengembangan BEI yang ditetapkan melalui RUPST pada 29 Juni 2022.
Karier profesional Jeffrey dimulai di PT Zone Pratama pada periode 1994–1996, kemudian berlanjut sebagai Corporate Finance di PT Transpacific Securindo pada 1996–1999. Selanjutnya, ia menjabat sebagai Direktur Utama PT Phintraco Sekuritas selama lebih dari dua dekade, yakni dari 1999 hingga 2022.
Selain berpengalaman di dunia profesional, Jeffrey juga aktif dalam berbagai organisasi pasar modal. Ia pernah menjadi Anggota Komite Perdagangan dan Penyelesaian Transaksi Efek BEI pada 2019–2020, pengurus Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), anggota Departemen Perdagangan Efek periode 2020–2022, serta tergabung dalam Task Force Keuangan Berkelanjutan OJK sejak 2021.
Sebelumnya, Iman Rachman mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Direktur Utama BEI sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar modal yang sempat mengalami tekanan. Ia berharap keputusan tersebut dapat menjadi langkah terbaik bagi stabilitas pasar modal Indonesia.
Iman juga menegaskan bahwa seluruh proses administrasi akan dijalankan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar. Penunjukan pimpinan sementara dilakukan hingga ditetapkannya Direktur Utama BEI secara definitif.