Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Siap Berlabuh di Lampung, TNI AL Kebut Persiapan

Oleh Desti Dwi Natasya pada 14 Jul 2026, 17:04 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – TNI Angkatan Laut (TNI AL) terus mematangkan persiapan menyambut kedatangan kapal induk Giuseppe Garibaldi, alutsista hibah dari Italia yang akan memperkuat armada laut Indonesia. Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung ditetapkan sebagai salah satu lokasi pertama tempat kapal tersebut berlabuh dan bersandar.  

Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama TNI Tunggul, mengatakan seluruh sarana pendukung di Lampung sedang disiapkan agar rampung sebelum kapal tiba. Persiapan itu mencakup fasilitas labuh, dermaga sandar, hingga berbagai kebutuhan operasional lainnya.  

Tunggul menjelaskan bahwa fasilitas labuh dan sandar memiliki fungsi yang berbeda. “Kalau labuh itu berlabuh jangkar berarti tidak membutuhkan dermaga. Tapi, kalau sandar itu berarti sandar di dermaga,” ujarnya.  

Menurutnya, pembangunan infrastruktur di Lanal Lampung masih terus dikebut agar seluruh fasilitas siap saat Giuseppe Garibaldi memasuki perairan Indonesia. TNI AL optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.  

Selain menyiapkan pangkalan, TNI AL juga telah mengirim sejumlah prajurit ke Italia untuk mengikuti pelatihan sebagai awak kapal. Pelatihan tersebut dilakukan sebelum kapal menjalani pelayaran menuju Indonesia.  

Proses pelayaran nantinya akan menggunakan konsep joint crew, yaitu pengawakan bersama antara personel TNI AL dan Angkatan Laut Italia. Setelah kapal tiba di Indonesia, proses serah terima akan dilakukan hingga seluruh awak berasal dari prajurit TNI AL.  

Setelah resmi menjadi bagian dari armada Indonesia, kapal induk tersebut direncanakan berganti nama. Dua nama yang masih dibahas pemerintah adalah KRI Gadjah Mada dan KRI Panglima Soedirman, meski keputusan akhirnya belum ditetapkan.  

Kehadiran Giuseppe Garibaldi menjadi tonggak penting dalam modernisasi alat utama sistem persenjataan TNI AL. Selain meningkatkan kemampuan pertahanan maritim, kapal induk ini diharapkan memperkuat peran Indonesia dalam menjaga keamanan kawasan dan mendukung berbagai operasi laut di masa depan.