JAKARTA, Cobisnis.com – Karier Tim Cook di Apple menunjukkan transformasi besar perusahaan berbasis angka dan efisiensi. Awalnya, Cook bergabung setelah Steve Jobs merekrutnya dari Compaq pada akhir 1990-an.
Saat itu, Jobs fokus pada inovasi produk, sementara Cook mengelola rantai pasok dan operasional. Namun, peran tersebut menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan Apple di masa depan.
Sejak menjadi CEO hampir 15 tahun lalu, Cook sering dibandingkan dengan gaya kepemimpinan Jobs. Meski begitu, pendekatan berbasis data justru menghasilkan kinerja finansial yang luar biasa.
Pada awal kepemimpinannya, Apple sudah mengandalkan iPhone sebagai sumber utama pendapatan. Selain itu, Cook memperluas bisnis dengan menghadirkan kategori layanan dan wearable.
Layanan seperti Apple TV+ dan Apple Pay mendorong pertumbuhan pendapatan signifikan. Gabungan kedua segmen tersebut menghasilkan pendapatan sekitar $145 miliar tahun lalu.
Sementara itu, total pendapatan Apple mencapai sekitar $416 miliar. Cook juga berhasil meningkatkan laba perusahaan lebih dari empat kali lipat selama masa jabatannya.