JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran melanda sejumlah kebun warga dan lahan kosong di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, dalam beberapa hari terakhir. Total lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 6 hektare.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulang Bawang, Muhammad Umar, mengatakan sedikitnya terdapat enam kejadian kebakaran lahan. Sebagian besar lokasi yang terbakar merupakan lahan terbuka dan perkebunan.
"Dari laporan yang kami terima, ada beberapa kejadian kebakaran lahan dalam dua hari ini. Untuk penyebabnya, masih belum diketahui," kata Umar dalam keterangannya, dikutip dari beberapa sumber, Rabu (19/8/2026).
Salah satu kebakaran terjadi di perkebunan tebu milik Idar Tameng pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 1 hektare.
Kebakaran lainnya melanda perkebunan karet milik Hasanudin di Lingkungan Gunung Sakti, Kelurahan Menggala Selatan, pada hari yang sama sekitar pukul 17.00 WIB. Area yang terbakar juga diperkirakan mencapai 1 hektare.
Petugas mengerahkan dua unit kendaraan pemadam dengan total 9.000 liter air untuk menangani kebakaran tersebut. Langkah ini dilakukan agar api tidak merembet ke area lain.
Pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, kebakaran juga terjadi di lapangan bola milik Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang. Lokasi berada di sisi jalan sehingga asap tebal sempat mengganggu warga dan pengguna jalan.
Petugas Damkarmat Pos Menggala mengerahkan satu unit kendaraan berkapasitas 3.000 liter air dan lima personel untuk memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dalam seluruh kejadian kebakaran tersebut.
Sehari sebelumnya, tiga kebakaran lahan terjadi di Kecamatan Menggala. Salah satunya berada di lahan kosong dekat bangunan Kantor Way Ram dengan luas area terbakar sekitar 0,5 hektare.
Kebakaran lainnya terjadi di bawah jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi atau SUTET PLN di Jalan Lintas Asia Bawang Latak, Kelurahan Ujung Gunung. Area yang terbakar diperkirakan mencapai 3 hektare dan sempat dikhawatirkan mengganggu jaringan listrik.
PLN kemudian menghubungi petugas Damkarmat untuk membantu menangani kebakaran tersebut. Petugas mengerahkan satu unit kendaraan berkapasitas 3.000 liter air dan lima personel.
Kebakaran lahan juga terjadi pada Sabtu (15/8/2026) di sisi Jalan Lintas Sumatera, Kampung Bujung Tenuk, Kecamatan Menggala. Lahan seluas sekitar 0,5 hektare terbakar dan asapnya sempat mengganggu arus lalu lintas.
Muhammad Umar mengatakan penyebab sejumlah kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan. Dia mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama ketika kondisi cuaca kering.