Kepergian Dusty May ke Mavericks Picu Tantangan Besar bagi Program Basket Michigan

Oleh Zahra Zahwa pada 23 Jun 2026, 12:05 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com — Keputusan Dusty May menerima pekerjaan sebagai pelatih Dallas Mavericks memicu gejolak besar di dunia basket kampus Amerika Serikat. Pelatih yang baru membawa Michigan menjuarai NCAA itu dikabarkan akan meninggalkan Ann Arbor. Padahal, tim sudah memulai program latihan musim panas sejak 1 Juni.

Sejumlah pemain transfer baru telah bergabung dengan Michigan dalam beberapa pekan terakhir. Mereka datang untuk membantu tim mempertahankan gelar nasional. Di antaranya adalah J.P. Estrella dari Tennessee, Moustapha Thiam dari Cincinnati, dan Jalen Reed dari LSU.

Selain itu, dua pemain freshman juga mulai berlatih bersama skuad utama. Sementara itu, para pemain lama bersiap menghadapi musim baru. Namun, situasi berubah drastis setelah muncul kabar bahwa May akan bergabung dengan Dallas Mavericks.

Laporan tersebut pertama kali muncul melalui ESPN. Setelah itu, berbagai pihak mulai mempertanyakan masa depan program basket Michigan. Kini, Michigan harus bergerak cepat mencari pelatih baru. Waktu yang tersedia sangat terbatas karena persiapan musim sudah berjalan.

Di sisi lain, kandidat penerus yang paling menonjol sudah meninggalkan staf pelatih sejak Maret lalu. Nama Mike Boynton muncul sebagai opsi sementara. Namun, rekam jejaknya di turnamen NCAA masih tergolong terbatas.

Sementara itu, direktur atletik Michigan, Warde Manuel, menghadapi tugas berat untuk menjaga stabilitas tim. Kepergian May juga berpotensi memengaruhi masa depan para pemain. Menurut aturan NCAA, pemain mendapat jendela transfer khusus setelah pergantian pelatih.

Meski begitu, sebagian besar tim telah menyelesaikan aktivitas transfer mereka. Karena itu, pilihan tujuan baru bagi para pemain menjadi jauh lebih sedikit. Akibatnya, para pemain menghadapi ketidakpastian besar menjelang musim baru.

Situasi tersebut menyoroti celah dalam sistem olahraga kampus Amerika Serikat. Meski musim kompetisi belum dimulai, dampaknya hampir sama seperti pergantian pelatih di tengah musim. Sebelumnya, May memuji staf pelatihnya setelah membawa Michigan meraih gelar nasional.