JAKARTA, Cobisnis.com — Perdebatan antara pemerintah Amerika Serikat dan Anthropic kembali menyoroti lemahnya regulasi kecerdasan buatan atau AI di negara tersebut.
Dalam hitungan hari setelah peluncuran, Anthropic menarik model AI paling canggihnya dari pelanggan. Langkah itu terjadi setelah pemerintahan Presiden Donald Trump menyebut model tersebut berisiko bagi keamanan nasional.
Pemerintah mengambil keputusan itu setelah menerima laporan mengenai jailbreak. Teknik tersebut memungkinkan pengguna melewati sistem pengaman internal AI. Akibatnya, pemerintah menerapkan larangan ekspor terhadap model tersebut. Bahkan, sebagian karyawan Anthropic tidak dapat mengaksesnya.
Namun, Anthropic menilai kerentanan itu tidak cukup serius untuk memicu respons sekeras itu. Karena itu, perusahaan mempertanyakan dasar kebijakan pemerintah.
Perbedaan pandangan tersebut mencerminkan kondisi regulasi AI yang masih belum jelas di Amerika Serikat. Banyak pakar mendukung keterlibatan pemerintah dalam pengawasan AI. Terutama, untuk teknologi yang berpotensi memengaruhi keamanan nasional.
Meski begitu, sejumlah ahli menilai pemerintah belum memiliki kerangka regulasi yang transparan dan konsisten. Akibatnya, ketidakpastian dapat menghambat perkembangan industri AI domestik.
Anthropic sendiri menjadi salah satu perusahaan AI paling bernilai saat ini. Selain itu, perusahaan tersebut disebut tengah bersiap menuju penawaran saham perdana. Sebelumnya, Anthropic berselisih dengan Pentagon terkait perubahan sistem pengaman AI untuk kepentingan militer.
Setelah itu, Departemen Pertahanan AS memasukkan Anthropic ke dalam daftar risiko rantai pasok. Langkah tersebut memperburuk hubungan kedua pihak.
Di sisi lain, model AI terbaru Anthropic bernama Mythos juga memicu kekhawatiran keamanan siber. Perusahaan mengakui model itu sangat mahir menemukan celah keamanan.
Mereka menilai proses yang lebih jelas dapat menjaga keseimbangan antara keamanan nasional dan inovasi teknologi. Meski ketegangan sempat meningkat, Anthropic dan pemerintah kini terus berunding untuk mencari solusi.
Presiden Trump mengatakan negosiasi dengan Anthropic berjalan baik. Selain itu, ia mengaku tidak lagi memandang perusahaan tersebut sebagai ancaman keamanan nasional seperti sebelumnya.