London Sambut Ramadan : Ribuan Lampu LED Terangi Kota Simbol Keberagaman Dan Persatuan

Oleh Hidayat Taufik pada 20 Feb 2026, 14:39 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Kota London kembali memancarkan cahaya Ramadan setelah puluhan ribu lampu LED dinyalakan di kawasan pusat kota.

Perayaan ini menandai dimulainya bulan suci Ramadan bagi umat Muslim di Inggris, sekaligus menjadi simbol persatuan, harapan, dan keberagaman budaya.

Wali Kota London, Sadiq Khan, secara resmi menyalakan instalasi lampu tersebut dan menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat multikultural. Ia menegaskan bahwa keberagaman bukanlah perbedaan yang memisahkan, melainkan kekuatan yang menyatukan London sebagai kota dunia.

Di kawasan West End London, sebanyak 30.000 lampu LED menghiasi jalan-jalan utama untuk tahun keempat berturut-turut. Instalasi ini tidak hanya memperindah kota, tetapi juga merayakan budaya, kuliner, dan kehidupan komunitas Muslim selama Ramadan. Tradisi ini telah berkembang sejak 2023 dan terus mengalami peningkatan skala serta konsep setiap tahunnya.

Pengurus Aziz Foundation, Rahima Aziz BEM, menjelaskan bahwa instalasi ini kini menjadi simbol spiritual Ramadan di ruang publik. Tahun ini, yayasan tersebut juga menggelar pameran seni lintas agama bertajuk “Shared Light” di ruang bawah tanah Zedwell Hotel, yang menampilkan karya 20 seniman dari berbagai daerah di Inggris.

Pameran tersebut mengangkat nilai-nilai universal Ramadan seperti cinta, perdamaian, harapan, dan kedermawanan.

Selain itu, disediakan pula peta digital interaktif yang memuat daftar restoran halal, tempat ramah vegetarian, serta lokasi ruang salat, guna membantu warga dan wisatawan dalam merencanakan buka puasa.

Tradisi lampu Ramadan ini menjadikan London sebagai kota besar pertama di Eropa yang secara resmi menghadirkan simbol Ramadan di jalan-jalan utamanya.

Kini, perayaan ini sejajar dengan tradisi kota lainnya seperti Hanukkah dan Diwali, serta menjadi bagian dari kalender budaya tahunan London.

Tulisan “Selamat Ramadan” akan menyala setiap malam dari pukul 17.00 hingga 05.00, dan setelah Ramadan berakhir, akan berubah menjadi “Selamat Idul Fitri” sebagai penanda Hari Raya. Cahaya Ramadan ini menjadi bukti bahwa London adalah kota yang inklusif, ramah, dan terbuka bagi seluruh budaya dan agama.