Magang Nasional Dibuka Kembali, 50 Ribu Peserta Dibutuhkan

Oleh Hidayat Taufik pada 04 Sep 2026, 13:52 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka pendaftaran Program Pemagangan Nasional atau MagangHub Batch 2 Angkatan II Tahun 2026.

Pendaftaran program tersebut berlangsung pada 3-8 September 2026. Pada gelombang kali ini, pemerintah menyediakan kesempatan bagi 50.000 peserta.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan, total kuota Program Pemagangan Nasional sepanjang 2026 mencapai 150.000 peserta.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya menyediakan 100.000 tempat.

Program ini diperuntukkan bagi lulusan baru atau fresh graduate dari jenjang diploma hingga sarjana. Peserta yang lolos nantinya memperoleh uang saku yang besarnya disetarakan dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

"Program ini kami siapkan agar kesempatan pemagangan dapat diakses secara luas oleh pencari kerja sekaligus memberikan pengalaman kerja yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan instansi pemerintah," ujar Yassierli dikutip darib berbagai sumber, Jumat (4/9/2026).

Setelah masa pendaftaran berakhir, Kemnaker akan melakukan proses seleksi pada 9-15 September 2026. Nama peserta yang dinyatakan lolos akan diumumkan pada 18 September 2026.

Selanjutnya, peserta terpilih dijadwalkan mulai menjalani program pemagangan pada 21 September 2026.

Yassierli menegaskan bahwa MagangHub tidak hanya mengejar jumlah peserta. Pemerintah juga memberikan perhatian terhadap kualitas pelaksanaan agar pengalaman yang diperoleh peserta sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Kemnaker memastikan setiap proses dilakukan secara terbuka dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Administrasi peserta juga akan diperiksa secara cermat agar program berjalan sesuai sasaran.

"Kami ingin seluruh proses berjalan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap tahapan harus dilakukan dengan kehati-hatian administrasi agar pelaksanaan program berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi peserta," kata Yassierli.

Menurutnya, aturan teknis yang lengkap diperlukan sebagai pedoman selama program berlangsung. Ketentuan tersebut menjadi dasar bagi peserta dan pihak penyelenggara dalam menjalankan kegiatan pemagangan.

Kemnaker juga menyiapkan mekanisme pengawasan untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib. Pengawasan tersebut sekaligus ditujukan agar peserta mendapatkan manfaat maksimal dari program.

"Pengawasan akan dilakukan secara ketat. Kami ingin memastikan program MagangHub benar-benar memberikan manfaat bagi peserta, sekaligus berjalan secara akuntabel dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Yassierli.

Yassierli mengajak para peserta memanfaatkan program tersebut untuk menambah pengalaman profesional dan mengembangkan kemampuan. Pengalaman selama magang diharapkan dapat menjadi modal ketika memasuki dunia kerja.

Informasi lengkap mengenai pendaftaran dan pelaksanaan MagangHub dapat diperoleh melalui situs resmi maganghub.kemnaker.go.id.