JAKARTA, Cobisnis.com – New York Mets mengalami krisis besar setelah mencatat 12 kekalahan beruntun pada awal musim 2026.Namun, tekanan semakin terasa karena tim ini berasal dari pasar media terbesar di Amerika Serikat.
Marcus Semien sempat menanggapi situasi dengan bercanda, tetapi kondisi tim menunjukkan masalah serius. Selain itu, para penggemar Mets dikenal mudah panik karena sejarah kegagalan tim yang berulang.
Musim 2026 awalnya diharapkan menjadi titik kebangkitan setelah performa buruk sebelumnya. Namun, kenyataannya justru berbanding terbalik dengan ekspektasi tinggi tersebut.
Pada Selasa malam, Mets kembali ke kandang setelah tur tandang yang mengecewakan. Meski begitu, banyak analis meminta publik untuk tidak panik terlalu dini di bulan April.
Di sisi lain, tim ini sebenarnya diprediksi menjadi salah satu kandidat kuat playoff. Pertandingan tersebut sempat memberi harapan baru bagi para penggemar.
Nolan McLean tampil solid selama lima inning, sementara Francisco Lindor mencetak home run penting. Namun, situasi berubah drastis pada inning kesembilan yang menjadi mimpi buruk.
Devin Williams gagal menjaga permainan dan membuat Mets tertinggal dengan kondisi bases loaded tanpa out.