PDIP Nilai Alasan Jokowi Tak Tahu Ritual Adat di Lampung Hanya 'Dagelan'

Oleh Hidayat Taufik pada 03 Jul 2026, 16:09 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, menyatakan keraguannya terhadap klaim yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tidak mengetahui adanya prosesi adat menginjak kepala kerbau saat menghadiri safari politik di Lampung.

Menurut Deddy, informasi yang ia peroleh menyebut Jokowi berperan sebagai ketua panitia dalam kegiatan tersebut. Dengan posisi itu, ia menilai kecil kemungkinan Jokowi tidak mengetahui agenda yang telah disiapkan.

"Kalau Jokowi mau menginjak kepala kerbau atau kepala ular ya silakan saja, tidak ada hubungannya dengan kami. Yang saya dengar, Jokowi menjadi ketua panitia kegiatan itu," kata Deddy kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).

Deddy juga menanggapi penjelasan dari PSI yang menyatakan Jokowi tidak mengetahui adanya prosesi adat tersebut. Ia menilai pernyataan itu sulit diterima dan kebenarannya tidak mudah untuk diverifikasi.

Ia berpandangan, informasi yang berkembang justru mengarah pada dugaan bahwa seluruh rangkaian acara telah diketahui sejak awal. Menurutnya, polemik tersebut hanya membuat nama Jokowi kembali menjadi perbincangan publik.

Lebih lanjut, Deddy menilai berbagai langkah politik yang dilakukan Jokowi bertujuan menjaga kesinambungan pengaruh politik keluarganya. Ia menganggap kontroversi mengenai prosesi adat itu hanya menjadi bagian dari dinamika politik yang terus menyita perhatian masyarakat.

Sebelumnya, Ketua DPP PSI Bestari Barus mengatakan Jokowi tidak mengetahui akan adanya prosesi menginjak kepala kerbau dalam agenda adat di Lampung. PSI menjelaskan bahwa Jokowi mengikuti prosesi tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan budaya masyarakat setempat.