Penyadapan Prabowo Libatkan Jenderal, Istana Belum Ungkap Dalangnya

Oleh Hidayat Taufik pada 04 Nov 2026, 15:37 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Istana Kepresidenan mengaku belum mendapatkan informasi mengenai pihak yang diduga menjadi otak di balik penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa sosok penerima hasil penyadapan tersebut masih ditelusuri oleh aparat kepolisian.

Prasetyo menyebut proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang berkaitan dengan kasus tersebut. Ia meminta masyarakat menunggu hasil pemeriksaan sebelum informasi lebih lanjut diumumkan kepada publik.

"Secara detail belum ya. Karena itu kan masih proses yang sekarang sedang dilakukan oleh teman-teman di kepolisian. Nanti pada waktunya pasti akan disampaikan kepada teman-teman media dan kepada seluruh masyarakat," ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Terkait latar belakang tindakan penyadapan, Prasetyo mengaku belum mengetahui secara pasti alasan yang mendasari perbuatan tersebut. Menurutnya, pemerintah masih menanti hasil penyelidikan untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai perkara yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan sejumlah anggota Polri lainnya.

Ia menambahkan, munculnya dugaan penyadapan terhadap sejumlah tokoh membuat pemerintah mempertanyakan kepentingan di balik aktivitas tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebut sasaran penyadapan tidak hanya berkaitan dengan Presiden, tetapi juga sejumlah menteri, pimpinan partai politik, serta tokoh organisasi kemasyarakatan.

"Bahwa ada proses, dan ini kan Kepala Negara. Kepala Negara, kemudian di situ juga ada para menteri, kemudian dilaporkan juga ada pimpinan partai, termasuk tokoh-tokoh ormas. Ini tentunya dari niatan kan sudah kita juga membuat kita juga bertanya-tanya tadi sebagaimana yang teman-teman media tanyakan, ini tujuannya untuk apa," katanya.

Prasetyo menegaskan, pemerintah belum dapat memberikan penjelasan lebih jauh mengenai identitas pihak yang diduga berada di balik kasus tersebut. Seluruh informasi terkait motif maupun pihak penerima hasil penyadapan masih menunggu pengungkapan dari proses penyidikan kepolisian.

"Tapi secara lengkap dan detail, itu kita tunggu dari proses penyidikan," imbuh Prasetyo.