Perundingan Gagal, Israel Buka Peluang Serangan Baru ke Iran

Oleh Hidayat Taufik pada 13 Apr 2026, 12:48 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah pejabat Israel membuka kemungkinan serangan baru ke Iran. Hal ini muncul setelah perundingan damai dengan Amerika Serikat gagal.

Sebelumnya, kedua pihak sempat menurunkan tensi konflik. Mereka menyepakati gencatan senjata selama dua pekan sejak 7 April.

Namun, situasi kembali tidak pasti. Pemerintah Israel mulai mempertimbangkan langkah lanjutan.

Menteri Energi Israel, Eli Cohen, menegaskan bahwa opsi militer tetap tersedia. Ia menyampaikan hal itu jika negosiasi tidak mencapai kesepakatan.

Selain itu, Cohen menyoroti isu nuklir Iran sebagai perhatian global. Ia juga menyebut adanya batas tegas dari Presiden Amerika Serikat.

Menurutnya, kegagalan diplomasi bisa memicu konflik baru. Karena itu, Israel tetap bersiap menghadapi berbagai kemungkinan.

Di sisi lain, Cohen menyinggung situasi di Lebanon. Ia mendorong agar Israel tidak hanya menargetkan kelompok bersenjata.

Sebaliknya, ia juga menyarankan penargetan infrastruktur yang dianggap terkait. Meski begitu, ia mengaku pesimistis terhadap hasil negosiasi.

Sementara itu, pertemuan lanjutan dijadwalkan berlangsung di Washington. Pertemuan tersebut diharapkan membuka ruang dialog baru.

Menteri Ekonomi Israel, Nir Barkat, juga menyampaikan pandangannya. Ia yakin Amerika Serikat akan mencapai tujuannya.

Menurut Barkat, Iran belum memahami sikap tegas AS dan Israel. Oleh karena itu, ia menilai konflik masih bisa meningkat.Ke depan, situasi kawasan tetap berisiko memanas. Terutama jika upaya diplomasi kembali menemui jalan buntu.