Polisi Siapkan Rekayasa Lalin Sekitar GBK

Oleh Desti Dwi Natasya pada 25 Sep 2026, 15:56 WIB

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)

JAKARTA, Cobisnis.com - Polda Metro Jaya menyiapkan pengaturan dan rekayasa lalu lintas di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, menyusul pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026 pada Jumat (25/9/2026).

Kepolisian mengingatkan adanya potensi kepadatan arus lalu lintas di kawasan GBK selama pertandingan berlangsung.

“Diperkirakan akan ada kepadatan arus dan rekayasa lalu lintas di sekitar Kawasan Gelora Bung Karno,” tulis @tmcpoldametro dalam akun Instagram resminya, dikutip dari berbagai sumber, Jumat (25/9/2026).

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat menghindari sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan GBK yang berpotensi mengalami kepadatan.

Masyarakat juga diminta memanfaatkan rute alternatif yang telah disiapkan petugas untuk mengurangi kepadatan arus kendaraan.

Sementara itu, penonton yang hendak menyaksikan pertandingan dianjurkan menggunakan transportasi umum agar kepadatan kendaraan di sekitar lokasi pertandingan dapat diminimalkan.

Bagi masyarakat yang tetap menggunakan kendaraan pribadi, kepolisian telah menyiapkan sejumlah lokasi yang dapat dimanfaatkan sebagai kantong parkir.

Lokasi tersebut antara lain Senayan Park, Lapangan ABC, Gedung TVRI, Gedung Kemenpora, GBK Arena, Parkir Timur Senayan, Plaza Tenggara, dan Istora.

“Bagi masyarakat yang tetap menggunakan kendaraan pribadi, tersedia sejumlah kantong parkir di sekitar GBK seperti Senayan Park, Lapangan ABC, Gedung TVRI, Gedung Kemenpora, GBK Arena, Parkir Timur Senayan, Plaza Tenggara, Istora, dan lokasi lainnya”.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pihaknya mengerahkan 3.852 personel untuk mengamankan dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026.

Dua pertandingan tersebut yakni Bangladesh melawan Malaysia pada pukul 16.00 WIB dan Indonesia menghadapi Singapura pada pukul 19.30 WIB.

Budi menjelaskan ribuan personel tersebut terdiri atas unsur pimpinan dan staf serta Satgas Preemtif, Preventif, Walrolakir, Gakkum, Tindak, Humas, dan Banops.

“Pengamanan menjadi bagian dari Operasi Garuda Bakti 2026. Sebanyak 3.852 personel dilibatkan,” ujar Budi.