JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden FIFA Gianni Infantino menyampaikan pesan khusus kepada Lionel Messi setelah megabintang Argentina tersebut mengakhiri kariernya bersama Timnas Argentina.
Messi menutup perjalanan internasionalnya setelah 21 tahun memperkuat La Albiceleste dan mencatatkan berbagai prestasi serta rekor sepanjang kariernya.
Laga terakhir Messi bersama Argentina berlangsung saat menghadapi Benin di Stadion Monumental, Buenos Aires, Rabu (7/10/2026) pagi WIB.
Dalam pertandingan tersebut, Messi mencetak satu gol dan memberikan dua assist untuk membantu Argentina meraih kemenangan 3-0 di hadapan lebih dari 85 ribu penonton.
Infantino kemudian memberikan penghormatan atas perjalanan panjang Messi bersama Argentina melalui unggahan di media sosial.
"Selamat kepada Lionel Messi atas karier internasional luar biasa yang menginspirasi jutaan orang dan mendefinisikan ulang permainan indah ini," tulis Infantino, dikutip dari berbagai sumber, Kamis (8/10/2026).
Presiden FIFA tersebut juga menyoroti berbagai pencapaian Messi, termasuk keberhasilannya membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022 dan mencatatkan sejumlah rekor.
"Juara Piala Dunia FIFA 2022, pencetak gol terbanyak sepanjang masa dan pemain dengan pertandingan terbanyak mengenakan seragam Argentina, serta pemegang rekor pertandingan terbanyak dalam sejarah Piala Dunia: bakat magis dan kerendahan hatimu akan selalu dikenang," sambungnya.
Infantino turut berterima kasih kepada Messi atas berbagai momen yang diberikan selama membela Argentina serta kontribusinya dalam menyatukan penggemar sepak bola dari berbagai penjuru dunia.
"Terima kasih atas setiap kenangan tak terlupakan dalam membela panji tim nasional dan menyatukan penggemar dari setiap penjuru dunia. Saya berharap yang terbaik untukmu di babak selanjutnya," pungkas Infantino.
Selama memperkuat Argentina, Messi menjadi pemain dengan penampilan terbanyak sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional.
Ia juga membawa Argentina meraih Piala Dunia 2022 serta dua gelar Copa America pada 2021 dan 2024.
Kepergian Messi menandai berakhirnya salah satu era terbesar dalam sejarah sepak bola Argentina setelah lebih dari dua dekade sang kapten menjadi bagian penting La Albiceleste.