Psikologi Warna Ungkap Tren Baru, Orang Kreatif Cenderung Pilih Warna Lebih Kalem

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 29 May 2026, 06:36 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemilihan warna pakaian kini tidak lagi sekadar soal gaya atau selera pribadi. Sejumlah ahli psikologi warna menyebut bahwa orang kreatif cenderung memilih warna tertentu karena diyakini dapat membantu menenangkan pikiran dan meningkatkan fokus.

Pakar psikologi warna, Michelle Lewis, menjelaskan bahwa warna memiliki pengaruh langsung terhadap kondisi mental seseorang. Di tengah dunia yang penuh distraksi, banyak individu kreatif justru mencari warna yang memberi rasa tenang dan stabil.

Menurut Lewis, ketenangan menjadi salah satu faktor penting dalam proses kreativitas. Warna yang tepat dapat membantu seseorang lebih mudah memunculkan ide baru sekaligus menjaga keseimbangan emosi.

Hijau menjadi salah satu warna yang paling sering dikaitkan dengan keseimbangan dan pemulihan energi. Warna ini dinilai mampu memberikan efek menenangkan dalam aktivitas sehari-hari serta membantu meredakan stres.

Selain itu, warna biru juga disebut memiliki peran penting dalam meningkatkan fokus dan kreativitas. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa biru dapat membantu pikiran lebih rileks sehingga mendukung munculnya ide yang lebih orisinal.

Warna oranye juga banyak dipilih karena memberikan kesan hangat dan komunikatif. Warna ini sering digunakan untuk menciptakan suasana yang lebih terbuka serta mendorong interaksi sosial dalam berbagai situasi.

Sementara itu, ungu dan merah memiliki karakter yang lebih kuat dan ekspresif. Ungu sering dikaitkan dengan imajinasi dan kreativitas, sedangkan merah dianggap sebagai warna yang berani, energik, dan penuh pernyataan.