PT PSL Perluas Program Pelita untuk Cegah Stunting di Jakarta

Oleh Rizki Meirino pada 01 Sep 2026, 17:12 WIB

PT Pelindo Sinergi Lokaseva memperluas Program Pelita di Jakarta Utara dengan menyasar anak stunting, orang tua, dan ibu hamil melalui intervensi gizi.

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PT PSL) memperluas Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelita atau Pelindo Lingkungan Tanpa Anak Stunting di Kelurahan Rawa Badak Utara, Jakarta Utara.

Program Pelita 2026 tersebut menyasar 30 anak stunting, 30 orang tua atau wali, serta 25 ibu hamil melalui pemberian intervensi gizi, edukasi keluarga, dan pendampingan kesehatan.

Pelaksanaan program dilakukan melalui kolaborasi enam entitas Pelindo Group sebagai bagian dari upaya memperkuat pencegahan stunting secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani, mengatakan penanganan stunting tidak cukup hanya berfokus pada anak, tetapi juga perlu melibatkan keluarga dan ibu sejak masa kehamilan.

“Stunting bukan hanya persoalan pertumbuhan anak, tetapi juga menyangkut masa depan generasi bangsa. Dan perjuangan status gizi serta kesehatan anak tidak dimulai ketika anak sudah lahir, namun lebih jauh lagi pada masa kehamilan ibu. Karena itu, intervensi perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya kepada anak, tetapi juga kepada orang tua dan ibu hamil. Melalui Program Pelita, kami ingin hadir membersamai masyarakat dan mendukung program pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting nasional,” ujar Dewi.

Program Pelita 2026 dirancang dengan pendekatan yang mencakup rantai pencegahan stunting sejak masa kehamilan hingga masa tumbuh kembang anak.

Sebanyak 30 anak penerima manfaat mendapatkan makanan tambahan bergizi serta pemantauan tumbuh kembang secara intensif.

Sementara itu, 30 orang tua atau wali memperoleh edukasi mengenai pola asuh sehat serta pelatihan pengolahan bahan pangan lokal yang ekonomis namun tetap memiliki nilai gizi tinggi.

Intervensi juga diberikan kepada 25 ibu hamil melalui pemberian vitamin untuk mendukung kecukupan nutrisi sejak masa kehamilan.

Pendekatan tersebut sejalan dengan pentingnya pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang menjadi periode penting dalam tumbuh kembang anak.

Lurah Kelurahan Rawa Badak Utara, Ester Laura Kartini, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin melalui Program Pelita 2026.

“Kami mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam Program Pelita 2026. Anak-anak merupakan investasi terbesar bagi masa depan bangsa, sehingga upaya pencegahan stunting tidak dimulai saat anak lahir, tetapi sejak masa kehamilan melalui pemenuhan gizi yang baik bagi ibu. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut sehingga mampu memberikan dampak nyata dalam menekan angka stunting,” ungkap Ester.

Program Pelita merupakan inisiatif TJSL PT PSL di bidang sosial kemasyarakatan yang telah berjalan sejak 2024.

Pada tahap awal, program tersebut menyasar 10 anak yang teridentifikasi mengalami stunting di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Cakupan program kemudian meningkat pada 2025 menjadi 20 anak penerima manfaat dengan intervensi yang dirancang untuk mendukung peningkatan status gizi dan kualitas tumbuh kembang anak.

Pada 2026, PT PSL kembali memperluas cakupan dengan melibatkan anak, orang tua atau wali, serta ibu hamil sehingga intervensi tidak hanya diberikan kepada penerima manfaat utama, tetapi juga memperkuat peran keluarga dalam pencegahan stunting.

Pelaksanaan Program Pelita sejalan dengan program pemerintah Republik Indonesia dalam menurunkan angka stunting untuk mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing menuju visi Indonesia Emas 2045.

Pemerintah telah menetapkan target prevalensi stunting turun menjadi 14,2% pada 2029.

Program TJSL Pelita juga menjadi bagian dari kontribusi PT PSL dan Pelindo Group dalam mendukung Asta Cita keempat, yakni pembangunan sumber daya manusia.

Selain pemberian bantuan, PT PSL menempatkan penguatan pengetahuan, kebiasaan, dan kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi secara mandiri sebagai bagian penting dari program.

Melalui kolaborasi bersama masyarakat, pemerintah, dan entitas Pelindo Group, PT PSL berharap Program Pelita dapat terus memberikan manfaat berkelanjutan dalam membangun generasi yang lebih sehat dan siap menyongsong masa depan.

PT Pelindo Sinergi Lokaseva sebelumnya bernama PT Pelindo Solusi Logistik dan merupakan salah satu dari empat anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

Perusahaan dibentuk setelah integrasi Pelindo pada 1 Oktober 2021 dan menjalankan mandat sebagai pengelola klaster bisnis hinterland development yang berfokus pada pengembangan area pendukung pelabuhan dan terminal, pengelolaan properti, serta pengembangan marina.