Sering Dianggap Sepele, 8 Barang Ini Jangan Disimpan di Kantong Kursi Pesawat

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 01 Nov 2026, 10:42 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Kantong di belakang kursi pesawat atau seatback pocket memang praktis untuk menyimpan barang selama penerbangan. Namun, tidak semua barang aman diletakkan di sana.

Selain berisiko tertinggal saat turun dari pesawat, sejumlah barang juga dapat jatuh ketika turbulensi. Kebersihan kantong kursi yang tidak selalu terjaga juga menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Pendiri sekaligus CEO FlyOver Travel, Kristin Freeman, menyebut kantong kursi pesawat sebagai tempat serbaguna yang sering dipenuhi berbagai barang penumpang.

Menurutnya, persoalan bukan hanya soal kerapian. Barang yang mencuat dari kantong juga bisa diminta untuk dipindahkan oleh awak kabin sebelum pesawat lepas landas.

Barang berharga seperti paspor, ponsel, dompet, kunci rumah, dan obat-obatan sebaiknya tetap disimpan di dalam tas yang aman. Barang tersebut berisiko tertinggal dan sulit diambil kembali setelah penumpang meninggalkan pesawat.

Barang berukuran kecil seperti earbud dan kacamata hitam juga sebaiknya tidak dimasukkan ke kantong kursi. Benda tersebut bisa terselip di balik dokumen keselamatan dan terlupakan saat turun.

Laptop dan tablet juga tidak disarankan disimpan di sana karena ukurannya belum tentu tertampung dengan baik. Barang yang tidak tersimpan sempurna berisiko terlepas saat turbulensi atau mengganggu pergerakan penumpang.

Perangkat elektronik dengan baterai, termasuk power bank, perlu ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau. Perangkat yang mengalami panas berlebih, mengembang, mengeluarkan asap, atau terbakar harus segera dilaporkan kepada awak kabin.

Barang yang mudah pecah seperti headphone berukuran besar dan kacamata juga lebih aman disimpan di dalam tas. Kantong kursi tidak memberikan perlindungan yang cukup dari benturan.

Makanan dan minuman juga sebaiknya tidak diletakkan di dalam kantong kursi. Botol yang tidak tertutup rapat berisiko tumpah, sementara kondisi kantong yang tidak selalu dibersihkan membuat tempat tersebut kurang higienis.

Penumpang juga perlu menghindari menyimpan barang pribadi yang akan bersentuhan dengan wajah atau mulut. Kantong kursi digunakan oleh banyak orang dan berpotensi menjadi tempat berkumpulnya kuman.

Terakhir, kantong kursi pesawat bukan tempat sampah. Sisa makanan, minuman, permen karet, dan tisu bekas sebaiknya dibuang pada tempat yang sesuai.

Menyimpan barang penting di dalam tas dan tetap berada dalam jangkauan menjadi pilihan yang lebih aman selama penerbangan. Cara sederhana ini juga membantu penumpang terhindar dari risiko barang rusak, tertinggal, atau terpapar kotoran.