Stasiun LRT Dukuh Atas Resmi Berganti Nama Jadi Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia

Oleh Rizki Meirino pada 22 May 2026, 16:09 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Stasiun LRT Dukuh Atas resmi berganti nama menjadi Stasiun LRT Dukuh Atas–Bank Syariah Indonesia mulai Jumat, 22 Mei 2026. Pergantian nama tersebut merupakan bagian dari kerja sama naming rights antara Bank Syariah Indonesia dan Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek.

Peresmian kerja sama ini dihadiri Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo, Direktur Risk Management BSI Grandhis H Harumansyah, Direktur Portofolio Manajemen dan Teknologi Informasi Kereta Api Indonesia I Gede Darmayusa, Executive Vice President LRT Jabodebek Suryawan Putra Hia, serta Direktur Utama MITJ Fuad I. Z. Fachroeddin.

Kerja sama tersebut menjadi bentuk sinergi antar-BUMN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, penguatan transportasi publik modern, serta pengembangan ekosistem ekonomi syariah nasional.

Anggoro Eko Cahyo mengatakan kehadiran nama BSI di salah satu stasiun strategis LRT Jabodebek menunjukkan semakin dekatnya layanan perbankan syariah dengan gaya hidup masyarakat urban.

Menurutnya, Stasiun LRT Dukuh Atas–Bank Syariah Indonesia menjadi representasi kehadiran BSI di tengah mobilitas masyarakat modern, khususnya generasi muda pengguna transportasi publik.

Stasiun tersebut diketahui menjadi salah satu titik dengan volume penumpang tertinggi di jaringan LRT Jabodebek karena menjadi pusat pertemuan lintas utama dari Cibubur dan Bekasi dengan trafik sekitar 25 ribu pengguna per hari.

Melalui kerja sama ini, BSI juga akan menghadirkan berbagai program literasi dan inklusi keuangan syariah, promosi layanan digital, edukasi bullion bank, hingga kemudahan transaksi non-tunai berbasis syariah di lingkungan LRT Jabodebek.

Sementara itu, I Gede Darmayusa menyebut kerja sama naming rights menjadi bagian strategi optimalisasi aset dan penguatan kolaborasi bisnis di lingkungan KAI Group, sekaligus mendukung transformasi layanan transportasi publik yang lebih modern dan terintegrasi.