Suara Dentuman di Bandung, BMKG Ungkap Dugaan Penyebab

Oleh Hidayat Taufik pada 05 Sep 2026, 14:50 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com — Warga di sejumlah wilayah Jawa Barat dibuat penasaran dengan suara dentuman yang terdengar pada Jumat (4/9/2026) malam hingga Sabtu (5/9/2026) dini hari.

Bunyi tersebut dilaporkan terdengar hingga Bandung, Sumedang, dan sejumlah daerah lainnya.

Kemunculan suara itu kemudian mendapat perhatian dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Lembaga tersebut melakukan pemantauan terhadap berbagai kemungkinan yang dapat menjadi sumber dentuman.

Kepala Stasiun Geofisika Bandung, Suaidi Ahadi, mengatakan BMKG untuk sementara menduga suara tersebut berkaitan dengan fenomena skyquake.

Istilah itu digunakan untuk menggambarkan suara keras yang seolah berasal dari langit, meski sumber sebenarnya belum dapat dipastikan.

“Untuk sementara, kecurigaan kita skyquake,” ujar Suaidi dalam keterangannya, dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (5/9/26).

Fenomena Serupa Pernah Terjadi

Menurut Suaidi, kejadian dengan suara yang memiliki karakteristik hampir sama pernah terjadi di Bogor pada 2020. Kala itu, BMKG juga belum berhasil memastikan sumber suara yang dilaporkan oleh warga.

Dalam kejadian terbaru, kondisi atmosfer saat dentuman terdengar relatif cerah. Selain itu, tidak ditemukan aktivitas kegempaan yang dapat menjelaskan munculnya suara keras tersebut.

BMKG masih melanjutkan pengamatan untuk mengetahui faktor yang mungkin memicu munculnya dentuman di sejumlah wilayah Jawa Barat.

Hasil Pemantauan Tak Temukan Gempa

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto sebelumnya menyampaikan bahwa tidak ada aktivitas gempa yang terdeteksi dan berkaitan dengan suara dentuman tersebut.

Data kegempaan yang dipantau pada Sabtu (5/9/2026) antara pukul 00.00 hingga 05.00 WIB menunjukkan tidak adanya gempa di kawasan Bandung dan sekitarnya.

Berdasarkan hasil tersebut, suara yang terdengar warga tidak menunjukkan ciri yang mengarah sebagai dampak dari gempa bumi.

BMKG Cek Aktivitas Petir

Selain gempa, BMKG turut menelusuri kemungkinan suara tersebut berasal dari aktivitas petir. Pemantauan dilakukan dengan menggunakan Lightning Detector.

Hasil pengamatan memang menunjukkan adanya petir di sejumlah wilayah. Namun, aktivitasnya tergolong rendah dan tidak cukup signifikan untuk dikaitkan dengan dentuman yang dilaporkan masyarakat.

Sampai saat ini, BMKG belum menemukan bukti yang menunjukkan bahwa suara tersebut disebabkan oleh gempa bumi ataupun aktivitas petir yang kuat.

Dugaan sementara masih mengarah pada fenomena skyquake. Meski begitu, BMKG belum dapat menjelaskan secara pasti dari mana suara tersebut berasal dan bagaimana mekanisme terbentuknya.

Fenomena suara dentuman dari langit sebelumnya juga pernah dilaporkan di sejumlah daerah di Indonesia. Dalam beberapa kasus, suara tersebut tidak dapat langsung dikaitkan dengan gempa, petir, maupun fenomena alam tertentu.

Laporan mengenai dentuman di Jawa Barat juga ramai dibicarakan masyarakat melalui media sosial Threads. Sejumlah pengguna mengaku mendengar suara tersebut dari berbagai wilayah.

"Warga Threads bagian Bandung, udah ada yang tau belum jadinya ini suara dentuman apaan? Masa satu Bandung ngerasain, sampai kedengeran ke Purwakarta dan Garut," tulis @ptrdwastr.