JAKARTA, Cobisnis.com - Selesai dicuci kita menginginkan handuk yang segar, bersih dan wangi. Tapi, kenapa malah jadi bau apek? Tapi tenang, ini adalah hal yang umum dan bisa diatasi.
Penyebab handuk berbau tidak sedap seringkali adalah bau yang muncul ketika kelembapan, bakteri, minyak tubuh, dan sisa produk terperangkap di serat handuk.
Dilansir dari southern living, berikut beberapa penyebab mengapa handuk bisa bau apek walau sudah dicuci.
1. Dilipat sebelum benar-benar kering
Ketika handuk basah digantung di tiang jemuran, lalu dilipat sebelum benar-benar kering, handuk tersebut menciptakan lingkungan yang sempurna bagi bakteri dan jamur untuk berkembang biak.
Mikroorganisme tersebut memakan materi organik seperti sel kulit mati dan minyak tubuh yang tertinggal setelah mandi. Bahkan setelah kering, bakteri penyebab bau dapat tetap menempel di kain, sehingga menimbulkan bau apek.
2. Memakai banyak deterjen
Mungkin kamu berpikir menambahkan deterjen lebih banyak untuk menghilangkan bau, tetapi itu mungkin tidak membantu. Menggunakan terlalu banyak deterjen dapat meninggalkan residu yang menempel pada serat handuk.
Selain itu, pelembut kain juga dapat memiliki efek serupa, melapisi bahan dan mengurangi daya serapnya. Seiring waktu, produk-produk ini menumpuk, memerangkap kelembapan, minyak, dan bakteri.
Ketika handuk dicuci berulang kali tanpa menghilangkan residu sepenuhnya, bau dapat terperangkap di dalam kain. Handuk mungkin awalnya berbau segar setelah dicuci, tetapi bau tidak sedap akan muncul kembali begitu handuk menjadi lembap lagi.
3. Cara mencuci yang salah
Terkadang sumber bau bukan berasal dari handuk itu sendiri, tetapi dari cara mencucinya. Memuat handuk terlalu penuh di mesin cuci dapat mencegah handuk dibersihkan sepenuhnya karena air dan deterjen tidak dapat bersirkulasi dengan baik.
Mencuci dengan air yang terlalu dingin juga dapat meninggalkan bakteri, minyak tubuh, dan residu.
Kesalahan umum lainnya adalah membiarkan cucian basah berada di dalam mesin cuci selama berjam-jam sebelum dijemur.
Maka dari itu, handuk harus dicuci bersih, dibilas hingga benar-benar kering, dan segera dijemur. Pastikan juga handuk benar-benar kering sebelum disimpan.
4. Mesin cuci bisa jadi penyebabnya
Jika setiap kali mencuci handuk, selalu muncul bau aneh, mungkin sudah saatnya memeriksa mesin cuci. Mesin cuci bukaan depan dan mesin cuci efisiensi tinggi sangat rentan terhadap penumpukan kelembapan di sekitar segel pintu, dispenser deterjen, dan komponen internal.
Seiring waktu, jamur dan lumut dapat tumbuh di area ini dan dapat memindahkan bau ke cucian. Jadi sebaiknya, membersihkan mesin cuci secara teratur dan membiarkannya berventilasi di antara setiap pencucian dapat membantu mengurangi bau.