Supervisor Hyundai Beri Klarifikasi Usai Ribut soal Ioniq 5

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 21 Aug 2026, 12:34 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Supervisor Sales Hyundai Gowa Fatmawati bernama Widay menyampaikan permintaan maaf terkait perselisihan dengan influencer Aa Juju. Perselisihan itu bermula dari keluhan terkait kendala pada Hyundai Ioniq 5 milik Juju.

Widay menyampaikan permintaan maaf melalui video yang diunggah pada Kamis, 20 Agustus 2026. Ia meminta maaf kepada Juju atas sikap pelayanan yang dinilai tidak baik.

"Saya Widay, atas nama pribadi berniat ingin meminta maaf kepada Kakak Juju atas sikap pelayanan saya yang tidak baik dan tidak semestinya," ujar Widay, Dikutip dari akun Instagram @hyundaifatmawati.widay, Jumat (21/8/2026).

Widay juga meminta maaf kepada Hyundai Motor Indonesia dan PT Gowa Modern Motor selaku perusahaan tempatnya bekerja. Ia menyatakan siap menerima konsekuensi atas kegaduhan yang muncul setelah video perselisihan tersebut beredar.

"Saya selaku atasan daripada sales yang bernama Adel, siap bertanggung jawab penuh menerima konsekuensi ini atas video yang telah beredar," tegas Widay.

Perselisihan bermula ketika Juju mengeluhkan sejumlah kendala pada Ioniq 5 yang dibelinya secara tunai. Keluhan tersebut mencakup fitur fast charging, aki yang soak setelah parkir paralel, hingga mobil yang sempat mogok total.

Juju kemudian menyoroti respons pihak sales yang dinilai lambat. Ia juga mempertanyakan perbedaan informasi mengenai keamanan melakukan parkir paralel pada kendaraan tersebut.

Juju akhirnya mendatangi diler Hyundai Gowa Fatmawati untuk meminta penjelasan. Pertemuan itu justru berujung pada perdebatan dengan supervisor sales dan rekamannya kemudian beredar di media sosial.

Widay mengaku akan menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen. Ia juga berharap permintaan maaf yang disampaikan dapat diterima oleh pihak terkait.

"Melalui kejadian ini, saya menjadikan pelajaran ke depannya untuk memperbaiki kualitas pelayanan saya terhadap konsumen," tutur Widay.