Telegram Kembali ke App Store Usai Sempat Dihapus karena Konten Ilegal

Oleh Desti Dwi Natasya pada 04 Aug 2026, 16:16 WIB

Telegram App Store

JAKARTA, Cobisnis.com – Telegram kembali tersedia di App Store setelah sempat dihapus sementara oleh Apple akibat ditemukannya materi pelecehan seksual terhadap anak atau child sexual abuse material (CSAM) di platform tersebut. Aplikasi perpesanan itu dipulihkan pada hari yang sama setelah Telegram menghapus konten bermasalah dan memblokir akun yang mengunggahnya.

Apple menyatakan peninjauan menemukan adanya konten yang melanggar pedoman App Store terkait CSAM. Setelah pengembang mengambil tindakan cepat dengan menghapus konten dan memblokir pengguna terkait, aplikasi Telegram kembali tersedia untuk diunduh.

Telegram menegaskan insiden tersebut dipicu oleh satu pengguna yang mengunggah konten ilegal di platformnya. Perusahaan juga menekankan bahwa mereka memiliki kebijakan tanpa toleransi terhadap materi pelecehan seksual terhadap anak.

Menurut Telegram, sepanjang 2026 perusahaan telah memblokir hampir 338 ribu grup dan kanal yang berkaitan dengan CSAM. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya berkelanjutan memperkuat moderasi konten sejak insiden serupa pada 2018.

Kasus ini kembali menyoroti tantangan platform digital dalam memoderasi konten di tengah jumlah pengguna yang sangat besar. Telegram saat ini memiliki lebih dari satu miliar pengguna aktif bulanan dan masih menghadapi pengawasan regulator di sejumlah negara terkait penanganan konten ilegal.

Sebelumnya, regulator komunikasi Inggris, Ofcom, juga membuka investigasi terkait dugaan kepatuhan Telegram dalam menangani penyebaran materi pelecehan seksual terhadap anak. Telegram membantah mengabaikan persoalan tersebut dan menyatakan telah menerapkan sistem deteksi otomatis sejak beberapa tahun lalu.

Insiden penghapusan sementara ini memicu perdebatan mengenai standar penegakan aturan di toko aplikasi. Sejumlah pihak mempertanyakan bagaimana platform komunikasi dapat beroperasi dalam skala besar jika satu pelanggaran pengguna dapat berujung pada pencabutan aplikasi secara global.

Meski sempat menghilang dari App Store, Telegram kini telah kembali dapat diakses pengguna iPhone setelah memenuhi ketentuan yang diminta Apple. Hingga kini, Apple dan Telegram sama-sama menegaskan bahwa pemulihan aplikasi dilakukan segera setelah pelanggaran ditangani.