JAKARTA, Cobisnis.com – World Health Organization atau WHO menetapkan wabah Ebola di Afrika Tengah sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.
Keputusan itu diumumkan pekan ini. Selain itu, WHO memperingatkan jumlah kasus dan kematian terus meningkat. Petugas kesehatan kini melacak kontak erat pasien. Sementara itu, jumlah kasus suspek terus bertambah di beberapa wilayah.
WHO menyatakan risiko global masih tergolong rendah. Namun, organisasi itu menilai wabah ini memerlukan respons internasional yang cepat.
United States telah memberlakukan pembatasan perjalanan bagi sebagian pelancong dari Democratic Republic of the Congo, Uganda, dan South Sudan. Wabah Ebola terbesar terjadi pada dekade lalu. Saat itu, penyakit tersebut menewaskan ribuan orang di Afrika Barat.
Kini, WHO menilai wabah terbaru berpotensi menjadi salah satu yang terbesar. Oleh karena itu, pengendalian dini menjadi sangat penting.