JAKARTA, Cobisnis.com – Warga negara Indonesia kini bisa mengunjungi Korea Selatan tanpa visa melalui program wisata grup khusus yang mulai berlaku pada 28 Mei 2026.
Namun, kebijakan ini tidak berlaku untuk seluruh pelancong. Pemerintah Korea Selatan hanya memberikan fasilitas tersebut kepada wisatawan yang berangkat dalam rombongan resmi.
Program ini akan berlangsung hingga Desember 2026. Selain itu, peserta wajib menggunakan agen perjalanan yang telah mendapat penunjukan resmi.
Wisatawan juga harus berangkat dalam kelompok berisi minimal tiga orang. Sementara itu, durasi kunjungan dibatasi paling lama 15 hari.
Pemerintah Korea Selatan menegaskan bahwa wisatawan individu tetap harus mengajukan visa. Karena itu, kebijakan baru ini hanya berlaku bagi peserta wisata grup yang memenuhi syarat.
Seoul meluncurkan program tersebut untuk meningkatkan jumlah wisatawan asing. Selain itu, pemerintah setempat ingin memperkuat pemulihan sektor pariwisata.
Indonesia masuk dalam daftar negara yang memperoleh fasilitas ini. Pasalnya, jumlah wisatawan Indonesia ke Korea Selatan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Data Korea Tourism Organization menunjukkan sekitar 365.600 wisatawan Indonesia mengunjungi Korea Selatan sepanjang 2025. Angka itu naik sekitar 46 persen dibandingkan tahun 2023 yang mencapai sekitar 250.000 kunjungan.
Meski bebas visa, wisatawan tetap harus memenuhi ketentuan imigrasi. Selain itu, agen perjalanan akan membantu proses administrasi rombongan.
Pemerintah Korea Selatan juga menerapkan pengawasan ketat. Langkah ini bertujuan mencegah penyalahgunaan fasilitas bebas visa.
Petugas akan memeriksa daftar peserta sebelum keberangkatan. Setelah itu, mereka akan menyaring calon wisatawan yang memiliki riwayat overstay atau pembatasan masuk.
Di sisi lain, pelaku industri pariwisata menyambut positif kebijakan tersebut. Mereka menilai program ini dapat mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea Selatan.
Karena itu, kebijakan baru ini berpotensi memperkuat hubungan pariwisata antara kedua negara. Selain itu, wisatawan Indonesia kini memiliki akses yang lebih mudah untuk berkunjung melalui program wisata grup resmi.