JAKARTA, Cobisnis.com - PT Kereta Cepat Indonesia China atau KCIC menertibkan sebanyak 3.333 layang layang yang diterbangkan di sekitar jalur operasional Kereta Cepat Whoosh sepanjang 2026. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi mengganggu keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta cepat.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, layang layang yang diterbangkan di sekitar jalur Whoosh dapat membahayakan operasional. Benang layang layang berpotensi tersangkut pada jaringan listrik aliran atas yang menjadi sumber pasokan listrik kereta.
Gangguan pada jaringan listrik aliran atas dapat berdampak terhadap perjalanan Whoosh. Kondisi tersebut juga berpotensi memengaruhi keselamatan penumpang dan kelancaran operasional kereta cepat.
Penertiban layang layang paling banyak dilakukan pada Juni 2026. Pada bulan tersebut, petugas mengamankan sebanyak 1.395 layang layang seiring meningkatnya aktivitas bermain layang layang saat libur sekolah.
Sebagian besar penertiban dilakukan di Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung. Ketiga wilayah tersebut menjadi lokasi dengan aktivitas bermain layang layang yang cukup tinggi di sekitar jalur Whoosh.
KCIC terus memperkuat patroli, sosialisasi, dan edukasi kepada masyarakat yang tinggal di sekitar jalur kereta cepat. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran warga mengenai risiko menerbangkan layang layang di dekat jalur operasional Whoosh.
Patroli dilakukan bersama TNI, Polri, dan pemerintah daerah dengan mengedepankan pendekatan persuasif. Petugas tidak hanya menertibkan layang layang, tetapi juga memberikan edukasi dan membagikan bola serta peralatan olahraga kepada anak anak sebagai alternatif aktivitas bermain.
Upaya tersebut juga didukung melalui Surat Edaran Wali Kota Cimahi Nomor 19 Tahun 2025 dan Surat Edaran Bupati Bandung Barat Nomor 2014 Tahun 2025. Kedua aturan tersebut mengimbau masyarakat untuk tidak menerbangkan layang layang dalam radius tiga kilometer dari jalur Kereta Cepat Jakarta Bandung.
Selain patroli lapangan, KCIC melakukan pemantauan berlapis selama operasional berlangsung. Petugas pengamanan dan operasional rutin melakukan inspeksi di sepanjang jalur, sementara masinis turut memantau kondisi lintasan selama perjalanan.
Jika ditemukan layang layang yang berpotensi mengganggu operasional, informasi akan segera diteruskan kepada petugas di lapangan untuk ditangani. KCIC menilai dukungan masyarakat menjadi bagian penting untuk menjaga perjalanan Whoosh tetap aman, nyaman, andal, dan tepat waktu.