3 Tips Cara Terbaik untuk Berhenti Menunda-nunda Pekerjaan

Oleh Chodijah Febriani pada 28 Oct 2026, 13:25 WIB

Karyawan Menelepon Saat Bekerja - pexels/https://kaboompics.com/

JAKARTA, Cobsinis.com - Pasti kamu pernah bepikir, mengapa harus dikerjakan hari ini jika bisa dilakukan atau ditunda besok? Tanpa kamu sadari, kebiasaan tersebut nbisa mengacaukan kehidupan kamu, lho!

Penundaan pekerjaan merupakan mekanisme penanggulangan yang menghindari tugas-tugas penting. Penelitian menunjukkan bahwa 85-95 persen orang mengatakan mereka terkadang menunda-nunda, menurut Universitas Virginia, dan menurut Dr. Joseph Ferrari, seorang profesor psikologi di Universitas DePaul Chicago, hampir 20 persen orang adalah penunda kronis.

Namun para ahli memiliki beberapa metode yang mereka dukung untuk melawan perilaku tersebut. Hanya dengan mengubah pola pikir saja sudah cukup untuk membuat perbedaan.

"Semua orang menunda-nunda, dan itu hanyalah kecenderungan manusia. Kita tidak harus terus-menerus menunda, dan itu adalah sesuatu yang dapat kita upayakan selama kita mulai dengan menetralkannya terlebih dahulu," ungkap Monica Packer, penulis buku Sticky Habits, dikutip dari independent, Selasa (28/10/2026).

Berikut tips dari para ahli agar tidak menunda-nunda pekerjaan, yaitu:

1. Mulailah saja

Menciptakan lingkungan yang produktif untuk mengatasi apa pun yang tidak bisa membuat kamu menunda pekerjaan.

Menurut Dr. Katrina Monton, seorang asisten profesor di Universitas Rutgers mengatakan, ketika kamu sibuk dan mengerjakan banyak tugas, itu akan sendirinya membuat kamu termotivasi.

2. Kelola suasana hati

Para ahli mengatakan bahwa penundaan sebagian besar terkait dengan suasana hati kita.

Menurut psikolog klinis Cleveland Clinic, Becky Bikat Tilahun, seperti yang dikatakan psikolog Timothy Pychyl, menunda-nunda bukanlah masalah manajemen waktu, itu adalah masalah manajemen emosi.

Sementara, menurut Universitas Georgetown orang mungkin menunda-nunda pekerjaan karena emosi negatif yang terkait dengan tugas tersebut, termasuk keraguan diri dan ketidakminatan pada hal-hal yang tidak menyenangkan. Menunda pekerjaan adalah cara untuk mengatur suasana hati atau stres mereka.

"Seringkali, penundaan mungkin terkait dengan perfeksionisme dan rasa takut akan kegagalan," demikian menurut Southern New Hampshire University.

Mengadopsi pola pikir positif untuk meningkatkan harga diri dan berupaya mengatur emosi dapat membantu kamu mengurangi kebiasaan menunda-nunda pekerjaan.

"Yang terpenting adalah menemukan cara yang lebih sehat untuk mengelola emosi yang sulit atau tidak nyaman daripada menunda-nunda sebagai cara untuk mendapatkan kelegaan dari emosi tersebut," kata Fuschia Sirois, seorang profesor psikologi sosial dan kesehatan di Universitas Durham di Inggris,

3. Manjakan diri

Menurut Tilahun, memberi diri sendiri hadiah setelah menyelesaikan tugas yang berat atau sulit dapat memotivasi dan membantu otak menghubungkan usaha dengan hasil positif.

"Untuk setiap tugas kecil yang kamu selesaikan, beri hadiah kepada diri sendiri dengan sesuatu yang menyenangkan agar kamu bisa termotivasi untuk terus menyelesaikan tugas-tugas tersebut," sarannya.