JAKARTA, Cobisnis.com — Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai persaingan politik merupakan hal yang tidak terhindarkan dalam demokrasi.
Menurut AHY, setiap kelompok politik memiliki kepentingan untuk meraih kemenangan sekaligus mendapatkan posisi dan peran dalam pemerintahan maupun parlemen.
"Kompetisi sengit, karena semua ingin menang, karena semua ingin mengambil peran yang besar dalam pemerintahan, eksekutif maupun dalam legislatif di parlemen," ujar AHY saat ditemui seusai Puncak Perayaan HUT Ke-25 Demokrat dikutip dari berbagai sumber, Kamis (10/9/2026).
AHY menyebut persaingan tersebut menjadi bagian dari proses demokratisasi Indonesia yang telah berlangsung selama lebih dari 25 tahun sejak Reformasi.
Ia juga menempatkan Partai Demokrat sebagai salah satu bagian dari perjalanan politik setelah Reformasi. Partai tersebut didirikan pada 2001.
"Saya rasa ini berlaku umum. Tadi saya melakukan sebuah kontemplasi dari perjalanan lebih dari 25 tahun reformasi dan Partai Demokrat sendiri bisa dikatakan produk atau anak kandung reformasi, kami berdiri di tahun 2001," kata AHY.
Karena itu, AHY memandang perbedaan dan persaingan dalam politik maupun pemilu sebagai sesuatu yang wajar. Menurutnya, dinamika tersebut merupakan konsekuensi dari sistem demokrasi.
"Saya rasa itu sebuah kewajaran dan realitas yang harus kita hadapi," jelas dia.
AHY Ajak Politik Tetap Jaga Persatuan
Meski persaingan politik tidak dapat dihindari, AHY mengingatkan agar perbedaan pilihan tidak mengorbankan persatuan. Ia mengajak seluruh pihak kembali bersatu ketika berhadapan dengan kepentingan bangsa dan negara.
"Tapi benar, tadi saya menyerukan mari kita pada saatnya untuk Merah Putih ya kita bersama-sama," ujar AHY.
AHY juga menilai keberagaman pandangan merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Ia mengatakan tidak semua orang harus memiliki pemikiran yang sama.
"Walaupun perbedaan itu juga indah, sebetulnya tidak harus semuanya seragam dalam menyampaikan pandangan dan pikiran," ucap AHY.
Menurut dia, perbedaan sudut pandang justru dapat membantu menemukan berbagai persoalan yang sebelumnya belum terlihat atau luput dari perhatian.
"Karena justru keseragaman sometimes seringkali justru membuat kita tidak bisa melihat hal-hal yang mungkin belum atau masih luput dari pantauan ataupun perhatian kita," ungkap dia.
Seruan untuk menjaga persatuan, lanjut AHY, juga ditujukan kepada seluruh kader Partai Demokrat. Ia menyebut Demokrat memiliki anggota dengan latar belakang dan pandangan yang beragam.
"Jadi saya menyerukan itu sebetulnya untuk ke dalam sendiri, Demokrat juga terdiri dari banyak golongan dalam arti kami begitu beragam dan begitu dinamis," kata AHY.
AHY menegaskan bahwa keutuhan partai dan persatuan harus tetap menjadi prioritas di tengah perbedaan pandangan politik.
"Kami ingin juga menyerukan persatuan, keutuhan itu di atas segalanya," pungkasnya.